Hari Hansip 2025, Rosim Tokoh Muda Lampung Sentil Kebijakan Bupati Lamteng

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 20 April 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Hansip 2025, Aktivis Sentil Kebijakan Bupati Lampung Tengah soal Pemotongan Insentif Linmas

Kompastuntas.com— Lampung Tengah, di tengah peringatan Hari Pertahanan Sipil (Hansip) tahun 2025, perhatian terhadap kesejahteraan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) kembali jadi masalah. Aktivis pemuda Rosim Nyerupa menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi Linmas di Lampung Tengah, yang menurutnya belum mendapatkan penghargaan yang layak atas peran strategis mereka di tingkat akar rumput.

“Kita bicara soal orang-orang yang berada di garis depan keamanan lingkungan, yang sering kali jadi pihak pertama yang hadir saat kondisi darurat terjadi. Tapi mirisnya, justru para Linmas ini mengalami pemotongan insentif setelah kepala daerah terpilih dilantik,” ujar Rosim.

Ia menyoroti kebijakan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, yang justru menurunkan besaran insentif bagi Linmas setelah menjabat.

Baca Juga :  Nusron Wahid Tanggapi Polemik Tanah SGC di Lampung: "Tidak Ada Data SGC di Kementerian"

“Sebelum dilantik, Ada 30 janji kerja termasuk kesejahteraan aparatur kampung. Tapi realitanya, insentif aparatur kampung termasuk Danton Linmas dipangkas dari Rp 250.000 menjadi Rp 200.000, dan anggota dari Rp 200.000 menjadi Rp 150.000. Bukannya ditambah atau dipertahankan, justru dikurangi,” ungkapnya.

Menurut Rosim, kebijakan ini bukan hanya kontraproduktif, tapi juga mencederai semangat pengabdian para Linmas yang selama ini bekerja dengan loyalitas tinggi.

“30 Janji kerja seharusnya tidak berhenti di podium kampanye. Apalagi kalau menyangkut kesejahteraan mereka yang menjaga keamanan dan ketertiban setiap hari tanpa pamrih,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar Pemkab Lampung Tengah tidak hanya berhenti pada retorika penghargaan, tetapi juga memberikan perlindungan nyata bagi Linmas, salah satunya dengan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan perlindungan kerja lewat BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

“Linmas bukan sekadar simbol seragam hijau di pinggir acara. Mereka adalah pasukan sosial yang sangat vital—dari menjaga TPS saat pemilu, hadir dalam bencana, hingga menjaga ketentraman masyarakat. Apakah kita mau terus memperlakukan mereka sekadar sebagai pelengkap seremoni?” sindir Rosim.

Sebagai informasi, sejak tahun 2002 Hansip telah berganti nama menjadi Linmas, menandai pergeseran peran dari pertahanan sipil murni menjadi pelibatan aktif dalam berbagai aspek sosial dan kemasyarakatan. Sejak 2004, pembinaan Linmas menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Satpol PP, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004.

“Lima tugas besar diemban Linmas sesuai Permendagri Nomor 26 Tahun 2020. Tapi sayangnya, penghargaan terhadap mereka belum sebanding dengan beban tanggung jawab yang dipikul. Waktunya pemerintah daerah lebih serius, bukan sekadar formalitas tahunan,” tutup Rosim.

Editor : Hengki Padangratu

Berita Terkait

Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Evaluasi SPMB, Soroti Zonasi hingga Usulkan Jalur Nilai Tahun Depan
Pangeran Edward Syah Pernong dan Gubernur Lampung Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya
Merawat Fondasi Keberagaman Lampung: Gubernur Mirza Kukuhkan Tiga Forum Strategis
RDP DPRD – JTTS Digelar Tertutup
Mirza Tinjau PHC di Lampung Timur, Dorong Petani Tingkatkan Hasil Panen dan Kesejahteraan
Utang Pemda Demi Rakyat dan Wujud Komitmen Pelayanan Bupati Lampung Utara
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:34 WIB

Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:18 WIB

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:34 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Evaluasi SPMB, Soroti Zonasi hingga Usulkan Jalur Nilai Tahun Depan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Pangeran Edward Syah Pernong dan Gubernur Lampung Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:27 WIB

Merawat Fondasi Keberagaman Lampung: Gubernur Mirza Kukuhkan Tiga Forum Strategis

Berita Terbaru

Politik

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:28 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com