Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

Kompastuntas.com— Teluk Betung, ruang rapat Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Senin siang itu, berubah menjadi panggung bedah perkara. Agenda tunggalnya yaitu, Menakar Masa Depan pendidikan di Bumi Ruwa Jurai yang tak kunjung lepas dari rapor merah. Di satu sisi meja, duduk para legislator; di sisi lain, berjejer para pemikir yang tergabung dalam Dewan Pendidikan Lampung.

Pertemuan bermula dari kegelisahan yang sama atas dua angka yang tak kunjung bersolek : Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK). Di Lampung, capaian kedua indikator ini dinilai masih berjalan di tempat jika tak mau disebut jalan mundur.

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, tak ragu melempar otokritik. Baginya, menyembuhkan penyakit kronis pendidikan di daerahnya tidak bisa lagi menggunakan jurus pemadam kebakaran atau bergerak sendiri-sendiri dalam sekat sektoral.

Baca Juga :  Ketua Kwarda Lampung Dorong Rakernas PJ'91 Hasilkan Rekomendasi Nyata untuk Pembangunan Generasi Muda

“Persoalan pendidikan ini tidak bisa diselesaikan sendirian,” ujar Yanuar, menegaskan perlunya kerja keroyokan di hadapan anggota Dewan Pendidikan.
Komisi V tampaknya sadar betul bahwa Dewan Pendidikan bukan sekadar lembaga hiasan. Sebagai representasi publik, lembaga ini punya taji strategis untuk menyuntikkan arah, pertimbangan, bahkan kritik terhadap kebijakan moncer pemerintah daerah.

Di sinilah legislatif mencoba mengulurkan tangan menawarkan dukungan penuh agar rekomendasi dari para perumus ini tidak berakhir menjadi tumpukan kertas di meja birokrat.

Dalam catatan rapat, peningkatan mutu pendidikan kini disepakati sebagai harga mati. Urusannya bukan lagi sekadar membangun gedung sekolah atau membagikan seragam cuma-cuma demi mengejar angka akses. Yang jauh lebih mendesak yaitu kualitas pengajaran dan relevansi lulusan dengan dunia nyata.

Baca Juga :  Rosim Nyerupa Sebut Pelantikan Sekda Lamteng Sebagai Ritual Kekuasaan Resmikan Dinasti

Pertemuan yang berlangsung hangat itu dihadiri oleh jajaran teras Komisi V, mulai dari Yanuar Irawan, Mardiana, hingga anggota dewan seperti Puji Sartono, Abdullah Sura Jaya, Budi Condrowati, dan Marsha Dhita Pitaloka. Sementara dari kubu Dewan Pendidikan, hadir sang Ketua Syafrimen, Wakil Ketua As’ad Muzzammil, Sekretaris Gino Vanolie, serta sejumlah anggota seperti Topan Indrakarsa, Abdul Karim, hingga Azkia Akidatul Izzah, Tiara, Burhan, Mansyur, Hengki dan Tedy Purwoko.

Ketika ketuk palu sidang berakhir, sebuah komitmen baru baru saja diteken. Rapat dengar pendapat ini dipastikan bukan sekadar seremoni seruput kopi. Dalam waktu dekat, sebuah forum yang lebih teknis bakal digelar, kali ini dengan menyeret Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ke dalam gelanggang, mencari jalan keluar yang lebih konkret.

Pembuktiannya, tentu saja, dinanti di ruang-ruang kelas sekolah Lampung.

Berita Terkait

Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka
Nobar Timnas Jadi Ajang Dongkrak UMKM dan Pererat Kebersamaan di Lampung
Ketua Kwarda Lampung Dorong Rakernas PJ’91 Hasilkan Rekomendasi Nyata untuk Pembangunan Generasi Muda
Proyek Rp23 Miliar Nyaris “Lolos”, Warga Bongkar Borok Talud Pringsewu-Kalirejo
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Anggota Dewan Provinsi Lampung Legowo, Anak Tidak Masuk Bukti Nyata Tidak Ada Titip-titip
SMAN 1 Metro Bantah Dugaan Kecurangan SPMB, Seleksi Mengacu Penuh pada Juknis 2026
Selamat, Birokrat Tubaba ke Jantung Kota Metro
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 23:01 WIB

Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:44 WIB

Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 09:25 WIB

Nobar Timnas Jadi Ajang Dongkrak UMKM dan Pererat Kebersamaan di Lampung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:02 WIB

Ketua Kwarda Lampung Dorong Rakernas PJ’91 Hasilkan Rekomendasi Nyata untuk Pembangunan Generasi Muda

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:07 WIB

Proyek Rp23 Miliar Nyaris “Lolos”, Warga Bongkar Borok Talud Pringsewu-Kalirejo

Berita Terbaru

Pemerintahan

Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

Senin, 22 Jun 2026 - 15:44 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com