Merawat Fondasi Keberagaman Lampung: Gubernur Mirza Kukuhkan Tiga Forum Strategis
Kompastuntas.com— Teluk Betung, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi mengukuhkan kepengurusan tiga forum kemasyarakatan strategis untuk periode 2026–2030 di Balai Keratun, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa, 7 Juli 2026. Ketiga wadah tersebut adalah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembaruan Kebangsaan (FBK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Lantai III Balai Keratun tersebut, Gubernur yang akrab disapa Mirza ini menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban para pengurus baru bukan sekadar formalitas birokrasi atau amanah organisasi belaka.
“Ini adalah amanah moral dan agama untuk menjaga kesatuan, merawat kepercayaan publik, serta memastikan stabilitas masyarakat. Tugas utamanya adalah menjaga agar Lampung tetap menjadi daerah yang aman dan damai,” ujar Mirza dalam sambutannya.
Rumah Bersama Selama Tiga Abad
Lampung memiliki rekam jejak panjang sebagai wilayah yang terbuka bagi para pendatang. Karakteristik historis ini, menurut Mirza, merupakan modal sosial terbesar yang dimiliki Sai Bumi Ruwa Jurai. Sejak ratusan tahun lalu, gelombang migrasi dari berbagai daerah luar Sumatra berdatangan, menetap hingga ke pelosok pedalaman, dan bahu-membahu membangun sendi-sendi kehidupan di Lampung.
“Keberagaman ini adalah anugerah sekaligus kekuatan yang harus kita rawat bersama. Nilai-nilai saling menghormati, toleransi, dan gotong royong harus benar-benar terikat dalam laku hidup sehari-hari,” lanjutnya.
Mirza juga menepis kekhawatiran bahwa pluralisme bisa memicu gesekan horizontal. Baginya, imunitas sosial masyarakat Lampung terhadap isu SARA sudah teruji oleh waktu.
“Saya percaya keberagaman di Lampung bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Toleransi di daerah ini tidak tumbuh kemarin sore, melainkan telah terbangun selama kurang lebih 300 tahun dan mengakar dalam denyut nadi masyarakat. Bagi kita, keberagaman justru merupakan sumber kekuatan, baik untuk hari ini maupun masa depan,” pungkas Mirza.
Melalui pengukuhan tri-forum ini, Pemprov Lampung berharap FKUB, FBK, dan FKDM mampu menjadi benteng berlapis dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini sekaligus menjadi jembatan dialog antarkelompok masyarakat.









