Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

Kompastuntas.com, Lampung Selatan – Sebanyak 142 peserta, yang didominasi petani dan perwakilan kelompok tani dari Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan, Kota Bandar Lampung, dan Metro, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pupuk Hayati Cair (PHC) Program Desaku Maju di Aula Gedung Arjuna PKK Agropark, Desa Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (24/6/2026).

PHC merupakan salah satu program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai teknik pembiakan mikroba, pembuatan PHC, hingga cara pengaplikasiannya di lahan pertanian. Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan bantuan sarana produksi berupa biang mikroba, katalis pestisida nabati, dan mineral pendukung.

Baca Juga :  Unila Rekomendasikan dr. Yulita Tricia Pimpin RSPTN 2026

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, program PHC tahun 2026 akan disalurkan pada 800 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.

 

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan praktik lapangan. Petani menilai program tersebut dapat membantu menekan biaya produksi di tengah tingginya harga pupuk kimia serta menjadi solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Narasumber dari Microba Culture, Candra Wiguna, menjelaskan bahwa penggunaan PHC secara tepat mampu memperbaiki kualitas tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen tanpa mengurangi hasil panen.

Baca Juga :  DPC AJP Bongkar Dugaan Korupsi Berjamaah Dana Ketahanan Pangan Tahun 2025 Se-Kecamatan Belalau, Fokus Pekon Pajar Agung.

Selain menerima materi teknis, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan PHC sebagai bekal sebelum bantuan sarana dan bahan produksi disalurkan kepada kelompok tani pada Juli–Agustus 2026.

 

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, penyuluh pertanian, perwakilan gapoktan dan poktan, serta Pimpinan Redaksi Trabas.co Bayumi Adinata sebagai narasumber publikasi pertanian.

Program Desaku Maju melalui PHC diharapkan menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan pertanian yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer
Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?
Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:24 WIB

Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:48 WIB

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:34 WIB

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 18:28 WIB

Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat

Berita Terbaru

Kesehatan

Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga

Rabu, 24 Jun 2026 - 21:15 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com