Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Kompastuntas.com— Teluk Betung, ruang sidang utama DPRD Kota Bandar Lampung mendadak senyap saat pidato sambutan Hari Ulang Tahun (HUT) kota ke-344 dibacakan, Rabu, 17 Juni 2026. Di barisan kursi terhormat yang dihadiri jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, sebuah pemandangan kontras tersaji.
Indera Feriza, legislator dari Fraksi Golkar, tampak tak kuasa menahan kantuk. Alih-alih menyimak khidmatnya jalannya sidang tahunan yang sarat makna historis tersebut, Indera justru terpergok tidur terlelap di tengah rapat yang sedang berjalan.

Baca Juga :  KUHP Baru, Tipikor Lama Kejari dan AJP Bongkar Titik Rawan Penegakan Hukum di Lampung Barat

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan, aksi “molor” sang wakil rakyat ini sempat memicu kasak-kusuk di antara peserta sidang. Sejumlah tamu undangan tertangkap kamera saling berbisik, sementara jurnalis yang berada di balkon ruang sidang bergegas mengabadikan momen tersebut.
Ironisnya, pemandangan itu berlalu tanpa teguran. Pimpinan sidang tetap melanjutkan agenda seolah ruang rapat steril dari pelanggaran disiplin. Hingga ketuk palu tanda berakhirnya paripurna, tak ada satu pun peringatan terbuka yang dialamatkan kepada politikus berlambang pohon beringin tersebut.
Insiden di hari jadi ini seolah mengonfirmasi kritik publik yang tak kunjung surut soal merosotnya etika dan kedisiplinan parlemen lokal. Di saat masyarakat mendesak transparansi dan profesionalisme tata kelola pemerintahan, performa yang dipertontonkan di ruang sidang justru menunjukkan arah sebaliknya.

Baca Juga :  Oknum Anggota DPRD Lamteng Diduga Tipu Dua Investor MBG, Uang Rp400 Juta Hilang Tidak Jelas

Sidang paripurna HUT kota yang mestinya menjadi panggung refleksi dan evaluasi kinerja pelayanan publik, justru menyisakan pertanyaan lama yang retoris: untuk siapa sebenarnya amanah rakyat itu dititipkan?

Berita Terkait

Truk Muatan Paving Block Terperosok di Raden Intan, Lalu Lintas Bandar Lampung Lumpuh
Fraksi PDIP Lampung ‘Mingkem’ soal Hibah Rp35 Miliar Pemprov ke Kejati
Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”
PWI Lampung Rampungkan Seleksi Tenis Meja, Bidik Tujuh Emas Porwanas
Resepsi Putri Aprozi Alam Dihadiri Banyak Pejabat
PERMAHI Lampung Desak Penghentian Sementara Program MBG di Lampung
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Aroma Penggusuran dan Sengketa Lahan di Talang Padang: Saat Pedagang Lawan Satpol PP
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:44 WIB

Fraksi PDIP Lampung ‘Mingkem’ soal Hibah Rp35 Miliar Pemprov ke Kejati

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:49 WIB

Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”

Senin, 27 Juli 2026 - 14:49 WIB

PWI Lampung Rampungkan Seleksi Tenis Meja, Bidik Tujuh Emas Porwanas

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:33 WIB

Resepsi Putri Aprozi Alam Dihadiri Banyak Pejabat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:34 WIB

PERMAHI Lampung Desak Penghentian Sementara Program MBG di Lampung

Berita Terbaru

Opini

Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:53 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com