Mirza Kumpulkan Seluruh Petinggi Pemprov Lampung: Diduga Bahas Jebloknya PAD

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung,—siang Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengumpulkan seluruh petinggi di lingkungan Pemprov Lampung.Disebut petinggi karena mereka terdiri dari Sekdaprov, Inspektur, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Setdaprov, para Kepala Badan, para Kepala Dinas, para Kepala Biro, dan para Kepala Satuan Kerja (Kasatker).

Menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, Senin 5 Januari 2026, dikumpulkannya para petinggi oleh Gubernur Mirza di Balai Keratun Lt III pada pukul 13.00 WIB itu dalam rangka rapat koordinasi organisasi perangkat daerah (OPD).

Apa yang akan dibahas dalam rakor tersebut? Sumber inilampung.com Minggu (4/1/2026) malam memperkirakan, persoalan jebloknya PAD yang berakibat terjadinya tunda bayar kepada pihak ketiga akan menjadi konsentrasi rakor.

“Saya menduga salah satu yang menjadi konsentrasi pembahasan dalam rakor OPD adalah anjloknya PAD hingga Rp700-an miliar seperti ditulis inilampung.com kemarin,” kata sumber itu.

Baca Juga :  16 KM Jalan Di Lampung Sudah Mulai di Beton

Mengapa jebloknya PAD diduga menjadi pembahasan? “Karena dampaknya kan panjang. Yang pasti, terjadi tunda bayar. Padahal pak Gubernur sudah nggak kurang-kurang memfasilitasi Bapenda untuk bisa menangguk PAD. Tapi kenyataannya, dibanding dua tahun sebelumnya, perolehan PAD yang sekarang malah turun signifikan. Ini pasti ada yang salah dalam tata kerjanya,” urai dia.

Dijelaskan, adanya tunda bayar kepada pihak ketiga akibat PAD jauh dari target, diakui atau tidak telah “mempermalukan” Gubernur Mirza.

Dijelaskan, adanya tunda bayar kepada pihak ketiga akibat PAD jauh dari target, diakui atau tidak telah “mempermalukan” Gubernur Mirza.

Baca Juga :  Agung Siap Pimpin IJP Lampung, Usung Semangat Baru dan Komitmen Sinergi dengan Pemprov

Apa persoalan mendasarnya hingga PAD tahun 2025 jeblok? Tidak lain karena pajak daerah drop berat. PKB sebagai tulang punggung, remuk redam. Hanya mendulang Rp691,37 miliar.

Jauh dibandingkan perolehan tahun 2024 di angka Rp1,05 triliun. Penurunannya Rp700 miliaran. Tahun 2023 pun angkanya diatas Rp1 triliun.

Babak-belurnya” perolehan PKB ini pun diakui Kepala Bapenda, Slamet Riadi. Maka terang-terangan ia menyebut bahwa PKB menjadi penyebab utama tidak tercapainya target PAD. Dimana penurunan drastis terjadi pada kelompok kendaraan pribadi dan kendaraan niaga.

“Tunggakan pajak kendaraan bermotor masih tinggi. Walaupun kami sudah melakukan program pemutihan, membuka layanan gerai baru, hingga menggandeng perusahaan pembiayaan (leasing), efeknya belum signifikan,” ungkap Slamet, Sabtu (3/1/2026) lalu.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
DPRD Lampung Buka Seluruh Postur APBD, Giri: Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran
Komisi IV DPRD Evaluasi Kinerja Dinkes Bandar Lampung, Serapan Anggaran 2026 Capai 50 Persen
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:51 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com