Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

Kompastuntas.com, Gunungsugih – Sejumlah warga menggelar aksi potong kambing di depan halaman Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sebagai bentuk ekspresi atas penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Lampung terkait dugaan kasus honorer fiktif di Kota Metro yang menyeret Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adiwantra sebagai tersangka.

Sudirman, salah satu peserta aksi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan dimaksudkan untuk merayakan penetapan tersangka terhadap seorang pejabat publik. Menurutnya, aksi itu merupakan simbol dukungan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang berjalan tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Dari Kalianda ke Kotabumi Intji Indriati Menutup Satu Bab, Membuka Babak Baru di Lampung Utara

“Kami tidak sedang bersyukur karena ada pejabat yang menjadi tersangka. Kami bersyukur karena hukum masih ditegakkan tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun kekuasaan,” ujar Sudirman, Senin 22/6.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat publik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas dan menjauhi praktik-praktik korupsi.

“Mudah-mudahan ke depan Allah SWT menghadirkan pemimpin dan pejabat di Lampung Tengah yang amanah, bersih, serta berpihak kepada kepentingan rakyat. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sarana untuk menyalahgunakan kewenangan,” katanya.

Baca Juga :  Rosim Nyerupa Soroti Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan Di Lampung Tengah

Sudirman juga mengingatkan bahwa masyarakat akan terus mengawasi jalannya pemerintahan di Lampung Tengah. Menurutnya, setiap pejabat harus menyadari bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Jangan bermain-main dengan jabatan di Lampung Tengah. Rakyat menginginkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Siapa pun yang melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Aksi tersebut berlangsung dengan tertib dan menjadi simbol harapan masyarakat agar penegakan hukum dapat terus berjalan secara konsisten demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Berita Terkait

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo
Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com