Pemprov Lampung Dukung Konsolidasi Bawaslu di Lampung, Evaluasi Nasional Menuju Pemilu 2029 yang Berkualitas

Avatar photo

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung— Pemerintah ProvinsiLampung menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan lembaga pengawasan pemilihan umum (pemilu), hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat menghadiri kegiatan Konsolidasi Penguatan Kelembagaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bersama Mitra Kerja dan Stakeholder Pengawas Pemilu di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat

(14/11/2025).

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi atas penempatan agenda nasional Bawaslu Rl di Lampung. la menekankan bahwa kehadiran forum evaluasi dan konsolidasi ini penting untuk memperkuat kualitas demokrasi daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung memiliki komitmen penuh untuk memperkuat Bawaslu, dari dukungan kebijakan hingga koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Wagub Jihan menilai tantangan pengawasan pemilu semakin kompleks, terutama akibat percepatan arus informasi digital yang berpotensi melahirkan disinformasi dan polarisasi. la mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap politik uang, penyalahgunaan kewenangan, dan tekanan politik yang memengaruhi integritas kontestasi elektoral.

Wagub juga menyebut keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 sebagai bukti kolaborasi efektif seluruh unsur terkait. “Pilkada 2024 di Lampung adalah yang paling aman dan lancar sepanjang penyelenggaraan sebelumnya. Ini berkat kerja keras Bawaslu Kabupaten/Kota,” ucap Wagub yang disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Ikuti Peresmian 1.061 Kopdes Merah Putih oleh Prabowo

Selain menyoroti kinerja pengawasan, Wagub memberikan penekanan khusus pada netralitas ASN. Menurutnya, netralitas bukan sekadar aturan administrasi, melainkan fondasi kepercayaan publik. “Jika integritas retak, demokrasi ikut rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa konsolidasi di Lampung menjadi rangkaian penutup program penguatan kelembagaan Bawaslu di seluruh Indonesia. Agenda ini difokuskan pada evaluasi menyeluruh pasca-Pemilu dan Pilkada 2024 untuk memetakan perbaikan regulasi dan kinerja pengawasan ke depan.

Bagja mengapresiasi kinerja Bawaslu Lampung yang berhasil menurunkan indeks kerawanan pemilu dari kategori sedang menjadi rendah pada Pilkada 2024. “Lampung punya histori sendiri, tapi tahun ini kerawanannya turun drastis. Ini buah kerja teman-teman Bawaslu,” ujarnya.

Bagja juga menyinggung capaian Bawaslu

Lampung yang masuk lima besar Gakkumdu Award tahun ini. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan penguatan kolaborasi antara Bawaslu, kejaksaan, dan kepolisian dalam menangani tindak pidana pemilu.

Baca Juga :  Pengurus Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung Melakukan Audiensi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Dalam agenda tersebut, Bagja menyampaikan bahwa mulai 2026 Bawaslu RI akan melaksanakan program pendidikan politik bagi pemilih pemula melalui Bawaslu Goes to School. Program ini ditargetkan menyasar siswa SMA dan pelajar yang pada Pemilu 2029 akan menjadi pemilih pemula.

“Kita harus menyiapkan generasi yang paham demokrasi sejak dini,” katanya.

Lebih dalam, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, yang turut hadir, menyoroti pentingnya penyempurnaan regulasi pemilu. la menegaskan masih terdapat beberapa problem normatif seperti conflict of norm dan vague of norm yang berdampak pada implementasi aturan di lapangan.

“Jika normanya multitafsir, implementasinya pasti bermasalah,” ujar Rifqi.

Rifqi menyebut Komisi II memiliki kewenangan legislasi plus dalam pembahasan PKPU dan

Perbawaslu, sehingga evaluasi pasca-Pemilu 2024 menjadi momentum penting untuk perbaikan regulasi pemilu 2029. “Tahun 2027 tahapan Pemilu 2029 sudah dimulai. Karena itu revisi undan undang harus diselesaikan pada 2026,” ka

Berita Terkait

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo
Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com