Pemprov Lampung percepat pengadaan barang dan jasa tahun 2026

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung,—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat pengadaan barang dan jasa tahun 2026 untuk mendorong pembangunan daerah dapat terlaksana sesuai target.

“Kami melakukan percepatan pengadaan barang dan jasa. Kami telah meminta percepatan pemilihan pejabat pengelola, baik keuangan atau pejabat barang dan jasa. Harapannya ini bisa mendorong percepatan pengadaan barang dan jasa sesuai permintaan pemerintah pusat,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengelolaan keuangan daerah dan mempersiapkan proses pengadaan barang dan jasa sesuai regulasi. Seperti dengan memastikan pejabat pembuat komitmen, pejabat pengadaan akan segera di tunjuk sesuai kompetensi dan ketentuan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung sebut ketahanan keluarga jadi kunci percepat pembangunan

Kemudian memastikan agar laporan keuangan dapat segera disusun, sebab berdasarkan ketentuan laporan keuangan paling lama tiga bulan harus segera diserahkan dan sebelumnya perlu di audit oleh BPK.

“Namun untuk mendukung percepatan pengadaan barang dan jasa kita juga harus mengikuti arus kas yang ada. Sebab pengadaan tander itu harus memastikan ketersediaan uang serta proyeksi manajemen kas yang ada, jadi harus dipastikan manajemen kas agar sesuai, sehingga proses pengadaan barang dan jasa bisa dipercepat,” katanya.

Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung telah siap melakukan percepatan pengadaan barang dan jasa agar segala pembangunan dapat terlaksana sesuai target, serta dipastikan sesuai dengan R-APBD.

Baca Juga :  Di Sela Kunjungan Kerja, Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon dan Promosikan Kuliner Lampung

“Kami mendorong semua organisasi perangkat daerah untuk segera mempersiapkan pengadaan barang dan jasa. Namun memang harus diatur waktu pelaksananya, sebab harus mengatur kemampuan keuangan, kebutuhan uang pun harus dipastikan agar semua selaras. Tapi kami pastikan siap untuk melakukan percepatan pengadaan barang dan jasa,” ucap dia.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan agar pembangunan dapat tercapai sesuai target, lalu APBD bisa terealisasi lebih cepat, sehingga manfaat dari APBD bisa dirasakan oleh masyarakat dan akhirnya capaian pembangunan bisa terlihat.

Berita Terkait

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo
Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com