Pemprov Lampung Dorong Investasi Pabrik Benih untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) untuk memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan perbenihan padi, jagung, dan kedelai, sejalan dengan program pembangunan pertanian Lampung serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang swasembada pangan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat strategis yang dipimpin langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (10/2/2026).

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, menegaskan bahwa SHS kini bertransformasi dengan fokus penuh pada sektor perbenihan. SHS memiliki 42 pabrik benih di seluruh Indonesia serta pusat perbenihan nasional seluas 3.200 hektare di Sukamandi, Subang.

“Kami berkomitmen fokus di perbenihan dan meninggalkan bisnis lain seperti beras dan pupuk. Lampung sangat strategis dan berpotensi menjadi basis produksi perbenihan SHS ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bongkar Pasang Pejabat Eselon II, Elvira Umihanni Digeser ke Dinas Pangan

SHS juga menawarkan skema offtake bagi petani penangkar dengan pembayaran maksimal satu hari setelah panen serta harga di atas pasar, yakni tambahan Rp300–Rp500 per kilogram.
“Skema ini terbukti meningkatkan minat petani penangkar dan menjamin kesejahteraan mereka. Kami berharap dapat diterapkan di Lampung,” tambahnya.

Selain padi, SHS siap mengembangkan benih jagung dengan target produktivitas hingga 10 ton per hektare serta benih kedelai melalui kolaborasi dengan pemulia dan lembaga riset. Perusahaan juga membuka peluang pemanfaatan aset idle di Nambahrejo, Lampung Tengah, berupa fasilitas R&D dan mesin perbenihan yang dapat disinergikan dengan BUMD.

Gubernur Mirza menyambut positif rencana investasi tersebut. Menurutnya, salah satu tantangan utama pertanian Lampung selama ini adalah ketersediaan benih unggul.
“Lampung menargetkan penguatan sebagai lumbung pangan nasional. Jika SHS berinvestasi dan mengembangkan penangkaran serta pabrik benih di sini, ini menjadi peluang besar meningkatkan produktivitas petani,” tegasnya.

Baca Juga :  Bongkar Pasang di Kejati Lampung Gerbong Mutasi Kejagung Goyang Jabatan Strategis

Ia mendorong pengembangan perbenihan di lokasi strategis seperti IP3 Trimurjo, Pringsewu, Tanggamus, dan wilayah produktif lainnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menilai kehadiran SHS selaras dengan karakter Lampung sebagai provinsi agraris, di mana sekitar 28 persen struktur ekonomi ditopang sektor pertanian.

Pada 2025, produksi padi Lampung tercatat surplus sekitar 3,5 juta ton gabah kering giling. Sementara jagung menyumbang sekitar 8 persen produksi nasional dan menempatkan Lampung di lima besar nasional.

“Ke depan, kita ingin meningkatkan kembali produksi dan produktivitas. Dukungan SHS di bidang perbenihan akan memperkuat basis produksi pertanian Lampung,” pungkasnya.(*)

sumber : TOPIKINDONESIA.ID

Berita Terkait

Arah Baru FST: Menyulam Ekosistem Sains–Teknologi Halal dari Bandar Lampung
Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan
Belanja Makan dan Minum Dewan Balam di Mark Up
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melantik dan merotasi (rolling) 51 kepala sekolah SMA dan SMK Negeri
DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat
Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi yang ada Di Kabupaten
IJP Lampung Matangkan Rencana Pembentukan Koperasi
Pengurus Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung Melakukan Audiensi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:17 WIB

Arah Baru FST: Menyulam Ekosistem Sains–Teknologi Halal dari Bandar Lampung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan

Rabu, 15 April 2026 - 21:50 WIB

Belanja Makan dan Minum Dewan Balam di Mark Up

Selasa, 14 April 2026 - 13:53 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melantik dan merotasi (rolling) 51 kepala sekolah SMA dan SMK Negeri

Selasa, 14 April 2026 - 13:50 WIB

DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com