Kisruh Dana Hibah PCNU Bandarlampung, Yuhadi Minta Aji Mundur Saja Jika Tak Mampu Pimpin NU

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisruh Dana Hibah PCNU Bandarlampung, Yuhadi Minta Aji Mundur Saja Jika Tak Mampu Pimpin NU


Kompastuntas.com
—Bandar Lampung, Radar NU bergetar. Di tengah gemuruh keresahan warga Nahdliyin, badai dugaan penyelewengan dana hibah Pemkot Bandar Lampung yang menyeret nama Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ichwan Aji Wibowo kian menjadi bara di tubuh organisasi keagamaan terbesar di kota ini.

H. Yuhadi, SHI, M.H. Mustasyar NU Bandar Lampung yang juga anggota DPRD Kota Bandar Lampung, akhirnya angkat bicara lantang. Dalam pernyataan tegasnya kepada Kompastuntas.com, politisi Partai Golkar ini mendesak dilakukan audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk membongkar dugaan ketidaktransparanan dana hibah ratusan juta rupiah yang diterima PCNU dari Pemkot.

“Sudah terlalu gaduh, warga NU resah. Audit BPK harus dilakukan! Bila ditemukan pelanggaran hukum, Ketua PCNU harus bertanggung jawab. Hukum harus ditegakkan,” tegas Yuhadi dengan nada penuh keprihatinan disampaikan setelah acara HUT PWI tanggal 28 Mei 2025.

Baca Juga :  Antisipasi gerakan teroris dan Radikalisme GP Ansor Lamtim Hadirkan kepala BINDA Lampung dan Bupati Lamtim

Menurut Yuhadi, dana hibah yang diberikan kepada organisasi masyarakat seperti NU tidak boleh diterima berturut-turut setiap tahun. Hal ini, katanya, menyalahi asas kepatutan dalam pengelolaan keuangan negara.

“Kalau dana hibah itu diselewengkan atau dialihkan dari tujuan awal, maka itu jelas pelanggaran hukum. Yang menerima harus bertanggung jawab—baik kepada anggota NU maupun kepada penegak hukum. Saya pernah 10 tahun duduk di Badan Anggaran DPRD, saya tahu betul aturannya,” ujar Yuhadi, menekankan akan meminta pertanggungjawaban atas dana tersebut.

Sebagai bagian dari NU Kota Bandar Lampung, Yuhadi tak menyembunyikan rasa malu dan kecewanya. Ia menilai, polemik yang kini membelit PCNU mencederai marwah organisasi.

“Saya prihatin dan malu. Sebaiknya Aji itu mundur saja kalau tidak becus mengurus NU. NU harus kembali ke marwahnya, dipimpin oleh kyai atau ajengan yang punya pondok, punya santri. Bukan birokrat yang tidak paham ruhul jam’iyah,” katanya tajam.

Baca Juga :  UTB Lampung Adakan Diskusi Menghadir Ketua MK, Dengan Topik Putusan 135, dan Ujian Demokrasi Kita

Ia pun mengkritik keras manajemen dana hibah yang seharusnya bisa menyentuh seluruh struktur organisasi hingga ke tingkat kelurahan melalui Majelis Wakil Cabang (MWC).

“Dana hibah itu harusnya dinikmati bersama oleh seluruh warga NU, dari kota sampai kelurahan. Jangan dikuasai segelintir orang. NU ini milik umat, bukan milik elite,” pungkasnya.

Kini, mata publik NU dan warga Lampung tertuju pada langkah selanjutnya: apakah audit benar-benar dilakukan, dan apakah Ketua PCNU Ichwan Aji Wibowo akan menjawab desakan untuk mundur? Atau kisruh ini akan terus berlarut dan menggerogoti kepercayaan umat?

NU butuh pemimpin yang jujur, transparan, dan bermarwah. Sebab dalam tubuh organisasi keagamaan, yang hilang bukan sekadar uang—tapi kepercayaan.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Krisis Nilai di Era Digital, Mahasiswa Didorong Jadi Penjaga Arah Bangsa
Sambutan Hanya Formalitas, “Presma Unila Pilih Bersinergi, Siapa yang Mengawasi Kekuasaan?”
Pramuka Lampung Gaungkan “AI Ready ASEAN”, Dorong Generasi Muda Cakap Digital dan Berkarakter
“Banner Dipatok, Sekolah Dipaksa Bayar Skandal Rp500.000 Guncang Dunia Pendidikan Lampung Barat!”
Luthfia Zahra Delfi, Mahasiswi FEB Raih Juara 1 Pilmapres Unila 2024, Siap Melaju ke Tingkat Wilayah
M Nur Ramdan Jabat Plt Kadisdikbud Bandar Lampung, Gantikan Eka Afriana
AJP Tagih Transparansi Dinas Pendidikan Lampung Barat, Kritik Ujian Daring SD
Rektor UIN Raden Intan Rombak Pimpinan Kampus
Berita ini 279 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:49 WIB

Krisis Nilai di Era Digital, Mahasiswa Didorong Jadi Penjaga Arah Bangsa

Senin, 6 April 2026 - 10:18 WIB

Sambutan Hanya Formalitas, “Presma Unila Pilih Bersinergi, Siapa yang Mengawasi Kekuasaan?”

Minggu, 5 April 2026 - 12:09 WIB

Pramuka Lampung Gaungkan “AI Ready ASEAN”, Dorong Generasi Muda Cakap Digital dan Berkarakter

Minggu, 5 April 2026 - 06:44 WIB

“Banner Dipatok, Sekolah Dipaksa Bayar Skandal Rp500.000 Guncang Dunia Pendidikan Lampung Barat!”

Sabtu, 4 April 2026 - 10:21 WIB

Luthfia Zahra Delfi, Mahasiswi FEB Raih Juara 1 Pilmapres Unila 2024, Siap Melaju ke Tingkat Wilayah

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com