Wulan Mirza Sambut Kepulangan Camelia, Anak Pringsewu yang Terlantar di Negeri Jiran

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung —– Pemerintah Provinsi Lampung menyambut kepulangan Camelia (4), seorang anak dengan kebutuhan khusus (down syndrome) asal Kabupaten Pringsewu yang sebelumnya ditelantarkan di Malaysia. Penjemputan dilakukan langsung di Bandara Radin Inten II pada Selasa (10/02/2026).

 

​Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, yang turut menyambut kedatangan Camelia, menyatakan bahwa pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Lampung, BP3MI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

 

​Wulan Mirza menjelaskan bahwa Camelia merupakan warga asli Lampung yang berasal dari Kabupaten Pringsewu. Proses pemulangannya dipantau secara ketat oleh kementerian hingga akhirnya diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

 

​”Hari ini, setelah dari proses yang dipantau oleh kementerian dan juga terinfokan kepada kami di Dinas Sosial juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, langsung Camelia diantarkan ke Provinsi Lampung oleh perwakilan KBRI, di Kuala Lumpur, Malaysia,” ujar Wulan Mirza didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Kadis PPPA dan Kadis Sosial.

Baca Juga :  Ketegangan Thailand–Kamboja Membara Lagi Artileri Berat Bicara, Diplomasi Bungkam

 

​Pasca ketibaan di Lampung, Camelia akan segera mendapatkan penanganan medis dan sosial guna memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Pemerintah Provinsi Lampung telah menunjuk Yayasan Bussaina sebagai lembaga yang akan memberikan pengasuhan sementara.

 

​”Insya Allah nanti Camelia akan diserahkan langsung ke Yayasan Bussaina yang nanti insya Allah juga akan ada pengecekan kesehatan terlebih dahulu. Dan insya Allah nanti akan dirawat dengan kasih sayang dan juga perhatian yang ada di Yayasan tersebut,” jelas Wulan Mirza.

Advertisement
​Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya KBRI Kuala Lumpur yang telah memberikan perlindungan bagi Camelia selama berada di luar negeri. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan tumbuh kembang Camelia agar menjadi anak yang membanggakan bagi Provinsi Lampung.

 

Perwakilan KBRI Kualalumpur bagian Konsuler, Ni Putu Anggraeni, yang turut mengantarkan kepulangan Camelia mengatakan bahwa keberhasilan pemulangan ini merupakan buah dari komunikasi yang intensif antara pihak perwakilan Indonesia di luar negeri dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Ajak ASN Wujudkan Tata Kelola Lampung yang Lebih Baik

 

​”Camelia adalah warga dari Lampung, tepatnya di Kabupaten Pringsewu. Orang tuanya tinggal di Malaysia sejak ia lahir, 4 tahun lalu. Dan hari ini akhirnya, berkat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, BP3MI Lampung, Ananda Camelia bisa pulang ke tanah air, bisa pulang ke Lampung dan dapat perhatian dari Pemerintah Provinsi,” tambahnya.

 

​Pihak KBRI berharap melalui pendampingan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Camelia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di lingkungan yang mendukung. Putu Anggraeni juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat dari jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung.

 

​”Semoga Ananda Camelia sehat selalu, di sini bisa tumbuh dengan baik, dan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan BP3MI Lampung yang sudah membantu pemulangan Camelia,” pungkasnya. (Susi).

sumber : pikiran lampung

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
DPRD Lampung Buka Seluruh Postur APBD, Giri: Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran
Komisi IV DPRD Evaluasi Kinerja Dinkes Bandar Lampung, Serapan Anggaran 2026 Capai 50 Persen
Rycko Menoza dan Akademisi Soroti Batas Usia JPT Pratama, Sistem Merit Dinilai Harus Jadi Acuan Utama
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:51 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:45 WIB

Opini

Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:33 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com