Ketua PI 1 Krakatau Minta Pemerintah Pikirkan Dampak Kenaikan Tol

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PI 1 Krakatau Minta Pemerintah Pikirkan Dampak Kenaikan Tol

Kompastuntas.com, Lampung- Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau memberikan respon keras terhadap kenaikan tarip tol trans Sumatera sebesar 30 persen yang mulai berlaku mulai tanggal 27 November 2025 ini.

“Kenaikan sebesar 30% lebih ini sangat memberatkan terutama buat armada muatan barang dan jasa. Apalagi di saat ekonomi melemah daya beli lemah beban hidup semakin berat,” kata Junaedi selaku Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau, Jum’at, 21 November 2025.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Tinjau SPPG Rajabasa, Pastikan Protokol Keamanan Pangan Dijalankan

Dengan naiknya tarif tersebut, lanjut Juanedi, tidak menutup kemungkinan akan ramai kembali jalan trans Sumatera.

“Dampak mahal ini akan berdampak pada pengguna jalan yang akan memilih jalan tidak menggunakan jalan tol, kata Junaedi.

Pemilik rumah makan Minang indah Grup ini menambahkan, tarif yang tinggi dianggap tidak ekonomis oleh masyarakat dan pelaku logistik, sehingga nantinya mereka memilih jalur non-tol yang lebih murah meskipun lebih lambat.

Baca Juga :  Mulus di Kota, Amblas di Kabupaten Arah Pembangunan yang Tersesat

“Sektor logistik terbebani oleh tingginya biaya tol, yang pada akhirnya dapat meningkatkan harga barang dan jasa yang didistribusikan,” ungkap Juanedi didampingi sekretaris Indra Jaya.

Dampak lainnya, pembangunan tol yang mahal menjadi sia-sia apabila pengguna sepi.

“Masyarakat tetap menggunakan jalan non-tol untuk menghindari biaya tol, yang bisa menyebabkan peningkatan kepadatan dan kemacetan di jalur tersebut,” sebutnya.

“Sebaik pemerintah melalui sektor terkait lebih mempertimbangkan atau mengkaji lagi kenaikan ini,” tutup ketua Sikambara ini.(rls)

Berita Terkait

Eks Karyawati Alfamart Tuntut Keadilan, Perusahaan Mangkir dari Mediasi
Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan
PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata
Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
PHC Buktikan Hasil: Saatnya Petani Lampung Beralih ke Pupuk Hayati Cair
Dugaan Mark Up Makan Minum DPRD Balam Segera Dilaporkan ke APH
Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik
DPD PSI Kab. Pringsewu Siap Tempur Di Pesta Demokrasi Mendatang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:58 WIB

Eks Karyawati Alfamart Tuntut Keadilan, Perusahaan Mangkir dari Mediasi

Senin, 20 April 2026 - 23:55 WIB

Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Sabtu, 18 April 2026 - 11:03 WIB

PHC Buktikan Hasil: Saatnya Petani Lampung Beralih ke Pupuk Hayati Cair

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WIB

Dugaan Mark Up Makan Minum DPRD Balam Segera Dilaporkan ke APH

Berita Terbaru

Sport

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 09:32 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com