GOR Saburai Hilang, Pengganti Tak Kunjung Datang

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOR Saburai Hilang, Pengganti Tak Kunjung Datang

Kompastuntas.com— Kemiling, janji pembangunan gelanggang olahraga baru di Lampung kembali dipertanyakan. Tiga tahun setelah peletakan batu pertama pada Februari 2023, gedung pengganti GOR Saburai di kawasan PKOR Way Halim tak kunjung rampung. Yang tersisa justru ironi fasilitas lama telah dirobohkan, sementara penggantinya belum jelas wujudnya.

Saat itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan seremoni groundbreaking. Proyek ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur olahraga sekaligus memenuhi ketentuan hukum bahwa alih fungsi sarana olahraga wajib diikuti pembangunan pengganti.

Namun hingga kini, komitmen tersebut belum teruji di lapangan.

Di lokasi lama di kawasan Enggal, bangunan GOR Saburai telah berganti rupa menjadi Masjid Agung Al Bakrie. Perubahan fungsi itu meninggalkan kekosongan ruang bagi para atlet. Fasilitas latihan yang dulu menjadi tumpuan kini lenyap tanpa substitusi yang memadai.

Baca Juga :  Kejari Way Kanan Raih Penghargaan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target 523 Persen

Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, menilai kondisi ini mendesak. Keterbatasan sarana latihan dinilai dapat mengganggu persiapan cabang olahraga, terutama menjelang agenda besar seperti PON XXXII 2032 yang sebagian akan digelar di Lampung. Dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebagian menjadi tanggung jawab provinsi ini.

“Yang bertanding di Lampung harus diprioritaskan. Tapi tanpa fasilitas, sulit bicara prestasi,” ujarnya.

GOR Saburai bukan sekadar bangunan. Pada dekade 1980–1990-an, tempat ini menjadi pusat aktivitas olahraga sekaligus ruang sosial warga kota. Dari pertandingan basket hingga sekadar olahraga pagi, bahkan konser musik, semuanya pernah berlangsung di sana. Bersama Stadion Pahoman, GOR Saburai menjadi penanda minimnya fasilitas publik olahraga di masa itu sekaligus bukti pentingnya ruang bersama bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Sambut Baik Lelang Ulang WKP Danau Ranau, Dorong Pemanfaatan Panas Bumi

Kini, keduanya menyisakan peran yang tak lagi seimbang. Stadion tetap berdiri, sementara GOR Saburai tinggal kenangan.

Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya menjanjikan fasilitas baru yang lebih modern kapasitas 1.500 penonton, lapangan serbaguna, ruang atlet, hingga pusat UMKM. Bahkan, rencana pembangunan sport center oleh Kementerian PUPR sempat disebut akan memperkuat ekosistem olahraga daerah.

Namun realisasi belum sejalan dengan rencana.

Keterlambatan ini bukan semata soal proyek mangkrak. Ia mencerminkan problem klasik pembangunan daerah: perencanaan yang tidak tuntas, eksekusi yang tersendat, dan akuntabilitas yang kabur. Di tengah ambisi mengejar prestasi olahraga nasional, Lampung justru dihadapkan pada persoalan mendasar ketiadaan infrastruktur.

GOR Saburai telah dirobohkan. Tapi hingga hari ini, penggantinya belum benar-benar hadir. Janji, sekali lagi, menggantung di udara.

Berita Terkait

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer
Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?
Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:48 WIB

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:34 WIB

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 18:28 WIB

Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:15 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com