Zaiyad Namiri Raih Gelar Doktor, Tawarkan Enam Langkah Digitalisasi Sekolah

Avatar photo

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaiyad Namiri Raih Gelar Doktor, Tawarkan Enam Langkah Digitalisasi Sekolah

Kompastuntas.com— Kedaton, Zaiyad Namiri resmi menyandang gelar doktor sebagai lulusan ke-424 Program Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Gelar itu ia peroleh setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam yang digelar pada 27 April 2026.

Di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., Zaiyad memaparkan gagasan tentang manajemen strategis digitalisasi pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandar Lampung. Ia menawarkan model yang disebut sebagai sistem “Lang Sentiko”, sebuah kerangka enam langkah dalam mengelola transformasi digital di sekolah.

Enam langkah tersebut meliputi perumusan visi dan misi, evaluasi diri, penguatan sumber daya baik manusia maupun infrastruktur, pengembangan kurikulum berbasis digital, sosialisasi dan implementasi, serta inovasi berkelanjutan. Menurut Zaiyad, digitalisasi pendidikan tidak dapat berjalan tanpa analisis lingkungan yang komprehensif, baik internal maupun eksternal.

Baca Juga :  Kerja Keras Semua Pihak, Arus Balik Bakauheni Lancar Terkendali

“Sekolah perlu melakukan analisis SWOT secara berkala. Digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan proses manajerial yang harus diawasi dan dievaluasi secara sistematis,” ujarnya.

Ia menekankan, transformasi digital juga menyimpan potensi dampak negatif. Karena itu, sekolah dituntut menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam konteks pendidikan Islam, aspek transfer nilai menjadi kunci.

“Jangan sampai terjadi ketimpangan. Selain transfer pengetahuan, harus ada transfer nilai. Di situlah pendidikan berperan menjaga arah,” kata Zaiyad.

Dalam disertasinya, ia mengadopsi pendekatan manajemen yang menekankan pada pola budaya literasi digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Pendekatan ini dinilai mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat identitas pendidikan Islam di tengah arus digitalisasi.

Baca Juga :  Pengabdian Tanpa Batas, Selamat Jalan Praka Marinir Ari Kurniawan

Model yang ia tawarkan, lanjutnya, tidak hanya relevan untuk SMP, tetapi juga dapat diterapkan di jenjang SMA dengan penyesuaian konteks masing-masing sekolah. Ia juga mendorong adanya riset lanjutan untuk menguji efektivitas model tersebut secara lebih luas.

Zaiyad melihat digitalisasi sebagai peluang strategis untuk memperluas fungsi pendidikan, termasuk sebagai sarana dakwah melalui platform pembelajaran. Dalam kerangka itu, ia menyoroti pentingnya dukungan kebijakan, terutama dalam penyediaan fasilitas digital yang merata, baik di wilayah perkotaan maupun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sidang terbuka tersebut ditutup dengan pesan singkat yang mencerminkan refleksi personalnya selama menempuh studi doktoral.

“Kesungguhan hari ini menentukan masa depan,” ujarnya.

Berita Terkait

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer
Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?
Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:48 WIB

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:34 WIB

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 18:28 WIB

Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:15 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com