Nekat Snorkeling Saat Sakit, Wisatawan Tewas di Pahawang

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nekat Snorkeling Saat Sakit, Wisatawan Tewas di Pahawang

Kompastuntas.com, Lampung— Liburan berujung duka. Seorang ibu asal wisatawan dari Tangerang, Indriyanti (61), meninggal dunia usai nekat snorkeling saat kondisi tubuh tidak fit di perairan Pulau Pahawang, Lampung.

Peristiwa itu terjadi di Spot Snorkeling Sarimin saat korban berlibur bersama keluarga. Meski telah diingatkan untuk tidak turun ke laut, korban tetap berenang dengan menggunakan pelampung (life jacket).

Komandan Posbinpotmar Pulau Pahawang, Peltu Jas Sumarwan, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

“Benar, ada seorang pengunjung meninggal dunia. Korban berusia 61 tahun dan diduga memiliki riwayat sakit,” kata Peltu Jas Sumarwan kepada wartawan, Rabu malam, (25/3/2026).

Baca Juga :  Satu Dekade Hari Santri, Gubernur Lampung: Santri Garda Moral dan Peradaban Bangsa

Ia menjelaskan, korban telah dievakuasi ke darat dan dibawa ke ambulans di Dermaga Ketapang. Selanjutnya, jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pihak keluarga, lanjutnya, menolak dilakukan visum maupun autopsi. Mereka juga telah membuat surat pernyataan penolakan.

“Rencananya korban akan langsung diberangkatkan ke Tangerang untuk dimakamkan,” ujarnya.

Keterangan senada disampaikan adik korban, Syamsul Rizal. Ia menyebut kakaknya sempat mengeluhkan kondisi kesehatan sebelum berenang.

“Sudah diingatkan untuk tidak berenang, tapi tetap turun ke laut. Diduga masker snorkeling sempat terlepas,” kata Syamsul.

Tak lama berada di air, korban diduga mengalami gangguan kesehatan hingga tak sadarkan diri. Keluarga bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke darat.

Korban sempat dibawa menggunakan speed boat ke Dermaga Ketapang sebelum dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.

Baca Juga :  Di Sela Kunjungan Kerja, Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon dan Promosikan Kuliner Lampung

Komandan Kapal Ketapang Satpolairud Polres Pesawaran, Bripka Ariansah, mengatakan korban sempat mendapat penanganan medis dalam perjalanan ke rumah sakit, termasuk pemberian oksigen dan resusitasi jantung paru (RJP).

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia. “Jenazah sempat dibawa ke RS Restu Bunda sebelum diserahkan kepada keluarga. Sekitar pukul 17.30 WIB, jenazah diberangkatkan ke Tangerang,” ujarnya, mewakili Kasat Polairud Polres Pesawaran Iptu Jumari.

Ia menambahkan, pihak keluarga tetap menolak visum maupun autopsi.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum beraktivitas di laut.

“Kami mengingatkan agar wisatawan mematuhi imbauan demi keselamatan,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah
Menanggapi Isu Cacat Administrasi, BPBD Lampung Tegaskan Sudah Sesuai Mekanisme Sistem Terintegritas
PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung
Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Water Bombing Serbu Titik Api Terakhir di Way Kambas, Helikopter Didatangkan dari Sumsel
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:54 WIB

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Minggu, 27 September 2026 - 10:53 WIB

Menanggapi Isu Cacat Administrasi, BPBD Lampung Tegaskan Sudah Sesuai Mekanisme Sistem Terintegritas

Selasa, 8 September 2026 - 19:11 WIB

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 17:14 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com