Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Moral Bangsa

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Tulang Bawang, Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak para santri

Pondok Pesantren Darul Islah untuk menjadi agen perubahan dan penjaga moral bangsa. Hal ini disampaikan pada Stadium General di Pondok Pesantren Darul Islah, Tulang Bawang, Sabtu(22/11/2025).

Gubernur Mirza menekankan pentingnya peran pesantren dalam membangun peradaban Lampung dan Indonesia. “Angka putus sekolah di jenjang

SMP di Lampung masih cukup tinggi, dan tidak semua lulusan SMP berhasil melanjutkan ke SMA.

Bahkan, dari yang lulus SMA pun, hanya sebagian kecil yang akhirnya masuk perguruan tinggi.

Melihat data ini, rasa prihatin itu muncul. Kalau ribuan anak usia sekolah tidak berada di bangku pendidikan, apa yang bisa kita harapkan untuk masa depan mereka?” ujar Gubernur Mirza.

Baca Juga :  Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Gubernur Mirza juga mengajak para santri untuk terus belajar dan mengembangkan diri, serta memanfaatkan teknologi digital untuk berkarya dan berdakwah. la juga menekankan pentingnya sinergi antara Kopontren dan Koperasi Desa Merah Putih untuk meningkatkan ekonomi umat.

“Kalian adalah generasi masa depan Lampung.

Kalian adalah penjaga nilai, penjaga akhlak, sekaligus agen perubahan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Pertahankan tradisi pesantren, ta’zhim kepada guru, disiplin, kesederhanaan, dan ketulusan,” pesan Gubernur Mirza kepada para santri.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya kemandirian pondok pesantren dalam menciptakan peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan santri dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Buka Musda XVI Pramuka Lampung, Jihan Nurlela Terpilih Jadi Ketua Kwarda 2025–2030

“Negara luar seperti Jepang, suka dengan orang-orang Indonesia karena orang Indonesia santun, tertib, dan memiliki akhlak yang baik. Mencari bibit seperti itu hanya ada di pondok pesantren. Jika agama nya baik, maka negaranya akan baik,” tambah Gubernur Mirza.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Islah, KH.

Shodiqul Amin, menambahkan bahwa pesantren adalah benteng moral bangsa dan mencetak generasi anak bangsa yang unggul.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, beserta Forkopimda Tulang Bawang, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dan sejumlah pejabat lainnya.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting
Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung
Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:55 WIB

Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com