Dewan Pendidikan, BPMP, BGTK dan Balai Bahasa gelar Rapat Lintas Lembaga
Kompastuntas.com— Teluk Betung, kantor Dewan Pendidikan (DP) Provinsi Lampung menjadi titik temu empat lembaga pendidikan, Rabu (25/6). Pertemuan digelar sederhana, namun membahas sejumlah persoalan besar terkait pendidikan di daerah.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung Inu Kertapati, S.E., M.E., Kepala Balai
Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung Hendra Apriawan, dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung Drs. Muhammad Muis, M.Hum beserta tim. Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung Azah Rawan Sangun, S.Psi., M.M., juga turut membersamai.
Sementara Dewan Pendidikan Lampung dipimpin Ketua Prof. Syafrimen didampingi Wakil Ketua Dr. As’ad Muzzammil dan Sekretaris Gino Vanollie berserta anggota Tedy Purwoko dan Azkia Akidatul Izzah.
Diskusi yang dimoderatori Sekretaris Dewan Pendidikan, mengupas banyak isu yang strategis dan mendasar. Dalam paparannya, Prof Syafrimen menegaskan bahwa forum ini penting untuk menyamakan arah kebijakan pembangunan pendidikan di provinsi Lampung berdasarkan data dah analisis yang sahih.
“Ruangnya sederhana, tapi isu yang kita bahas menyangkut permasalahan penting yang penyelesainya mesti dilakukan lintas sektoral” ujar Syafrimen sambil mengutip pribahasa “Duduk bersama berlapang-lapang, duduk sendiri bersempit-sempit”.
Dalam rapat tersebut, tercatat 5 isu penting yang menjadi perhatian bersama yaitu tingginya angka anak tidak sekolah di Provinsi Lampung, penguatan kompetensi, mutu dan pemerataan guru, pembiayaan satuan pendidikan, hingga masih banyak ditemukannya kepala sekolah yang belum definitif.
Rapat juga membahas pentingnya muatan lokal dan pelestarian Bahasa Lampung yang sejalan dengan kebijakan Gubernur tentang program Kamis Beradat dan membangun generasi muda yang berkarakter.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk merumuskan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Gubernur, Dinas Pendidikan dan DPRD Provinsi Lampung. (***)
Editor : Hengki Utama









