PNS di Metro Tewas Ditembak Usai Cekcok Soal Utang

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PNS di Metro Tewas Ditembak Usai Cekcok Soal Utang

Kompastuntas.com— Rajabasa, malam di Jalan Khair Bras, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Sabtu (23/5/2026), berubah mencekam. Seorang pegawai negeri sipil berinisial DCA, 40 tahun, roboh bersimbah darah setelah peluru menembus pelipis kanannya. Ia meninggal beberapa jam kemudian di rumah sakit.

Peristiwa itu diduga dipicu persoalan utang piutang yang berujung cekcok antara korban dan pelaku.

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika pelaku datang menemui korban yang saat itu tengah duduk bersama sejumlah rekannya di depan sebuah tempat cucian mobil. Kedatangan pelaku disebut untuk menagih utang. Namun percakapan keduanya berubah panas.

Cekcok mulut tak terhindarkan. Ketegangan kemudian bergeser hingga ke pinggir jalan. Dalam situasi itu, korban sempat memukul kepala pelaku sambil menantangnya untuk menembak.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Setujui Pengukuran Ulang HGU PT SGC, Usulan Aliansi Tiga LSM Lampung Diterima

Tak lama berselang, pelaku mengeluarkan benda yang diduga senjata api dari tas kecil yang dibawanya. Satu letusan terdengar. Peluru mengenai pelipis kanan korban.

Korban ambruk di badan jalan.

Istri korban yang berada di lokasi sempat berusaha merebut senjata dari tangan pelaku. Namun pelaku justru mengancam akan menembak saksi lain dan melepaskan dua tembakan ke udara sebelum kabur menggunakan sepeda motor.

Korban sempat dilarikan ke RS Mardi Waluyo, lalu dirujuk ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro. Hasil CT scan menunjukkan proyektil peluru masuk melalui pelipis kanan dan bersarang di bagian belakang tengkorak.

Sekitar pukul 23.00 WIB, tim medis menyatakan korban meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

Baca Juga :  Audit HGU, Jangan Jadikan SGC Kambing Hitam

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan polisi masih memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi penyidik.

“Peristiwa ini sedang kami tangani secara serius. Tim di lapangan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk segera diamankan,” kata Yuni, Minggu (24/5/2026).

Polisi juga mendalami keterangan para saksi dan hasil autopsi untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.

Yuni meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait kasus tersebut. “Penyidik bekerja berdasarkan alat bukti dan fakta-fakta di lapangan,” ujarnya.

Kepolisian turut menyoroti penggunaan senjata api dalam kasus ini. Menurut Yuni, kepemilikan dan penggunaan senjata api secara melawan hukum merupakan tindak pidana serius.

“Semua akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Hingga Minggu siang, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Berita Terkait

GERMASI Desak APH Sikat Mafia Hutan Register 43 B
Kasus Investasi Fiktif Rp 1,4 Miliar Jalan di Tempat,Korban Soroti Kinerja Polda Lampung
Kasus Sudah Setahun P-21, Chairul Anom Minta Polda Lampung Limpahkan Perkara Penguasaan Lahan PT. BMM
Dua Jurnalis Dihadang Dua Pria saat Liput Toko Emas JSR
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Penyidik Agendakan Pemeriksaan Kadis PSDA Lampung Levi
Pasal berlapis KHUP Baru dan UU Pers Jadi Ancaman Oknum Kadis
Polisi Terbitkan STTLP, Laporan Dugaan Ancaman terhadap Wartawan di Lampung Resmi Diproses
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:20 WIB

GERMASI Desak APH Sikat Mafia Hutan Register 43 B

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:24 WIB

PNS di Metro Tewas Ditembak Usai Cekcok Soal Utang

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kasus Investasi Fiktif Rp 1,4 Miliar Jalan di Tempat,Korban Soroti Kinerja Polda Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Kasus Sudah Setahun P-21, Chairul Anom Minta Polda Lampung Limpahkan Perkara Penguasaan Lahan PT. BMM

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:17 WIB

Dua Jurnalis Dihadang Dua Pria saat Liput Toko Emas JSR

Berita Terbaru

Kriminal

GERMASI Desak APH Sikat Mafia Hutan Register 43 B

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:20 WIB

Kriminal

PNS di Metro Tewas Ditembak Usai Cekcok Soal Utang

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:24 WIB

Opini

IJP Lampung Siapkan Majalah Sendiri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:31 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com