Sinergi Pemprov Lampung dan ITERA, Langkah Nyata Mewujudkan Lampung sebagai Lumbung Pangan dan Inovasi Teknologi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi Pemprov Lampung dan ITERA, Langkah Nyata Mewujudkan Lampung sebagai Lumbung Pangan dan Inovasi Teknologi

Lampung Selatan, kompastuntas.com— Pemerintah Provinsi Lampung membuka lebar peluang kerja sama dengan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Lampung, salah satunya dengan  Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam upaya membangun Provinsi Lampung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat mengunjungi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Bersama Penyelarasan Program Kegiatan Strategis Institut Teknologi Sumatera dan Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Aula Gedung Kuliah Umum 2 ITERA, Selasa (02/09/2025).

“Kehadiran saya ditengah-tengah keluarga besar ITERA ini merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk menjalin silaturahmi, mempererat komunikasi dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas,” ucapnya.

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, penelitian, dan penguasaan teknologi. Karena itu, perguruan tinggi seperti ITERA memegang peran penting dalam menggali potensi Lampung, khususnya pada sektor komoditas unggulan.

Baca Juga :  Inflasi Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Naik, Pemprov Lampung Dukung Langkah Pemerintah Pusat

“Kalau bukan orang Lampung yang meneliti dan mengembangkan kekayaan daerah, maka potensi itu akan diambil orang lain. Dunia pendidikan harus peka terhadap keadaan di sekitar dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti tiga komoditas utama Lampung, yaitu beras, singkong, dan jagung, yang menopang sekitar 1,5 juta keluarga. Menurutnya, jika pengelolaan dari hulu hingga hilir dilakukan oleh masyarakat Lampung sendiri, maka kesejahteraan dapat meningkat signifikan.

“Seandainya semua komoditas dikelola penuh oleh masyarakat Lampung, setiap orang bisa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp4,5 juta per bulan, jauh di atas kebutuhan dasar,” ungkapnya

Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi komoditas untuk membuka lapangan kerja baru dan menguatkan ekonomi desa. Ia juga meminta dukungan ITERA melalui riset dan teknologi, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan serta industri pakan berbasis jagung.

“Dengan teknologi pengolahan jagung menjadi konsentrat, kita bisa menghasilkan pakan ayam dan ikan yang murah. Jika ayam, ikan, dan telur terjangkau, maka konsumsi protein masyarakat akan meningkat. Fokus kami adalah menjadikan Lampung sebagai sumber protein,” jelasnya.

Baca Juga :  Suarakan Hutan! Gubernur Lampung Jawab Jeritan Aktivis LK21 dan GERMASI

Selain pangan, Gubernur juga menyinggung potensi besar Lampung di sektor pariwisata yang diyakini dapat terus dikembangkan ke depan. Pada kesempatan yang sama, Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menyatakan kesiapan institusinya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam berbagai bidang.

“ITERA siap membantu, Pak Gub, bersinergi sesuai dengan visi misi, ITERA didirikan untuk memaksimalkan sumber daya alam maupun hayati yang ada di Lampung Sumatra untuk kemaslahatan sebesar-besarnya masyarakat dan alam sekitar Lampung, Sumatra dan Indonesia,” tegasnya.

I Nyoman Pugeg menjelaskan bahwa dukungan ITERA diwujudkan melalui program Sinergi Sanga Mitra yang meliputi sektor pangan, kesehatan, air, energi, infrastruktur, transportasi, sampah, pariwisata, dan kebencanaan.

Dalam kunjungannya, Gubernur Mirza berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas yang ada di  ITERA, antara lain dukungan riset tanaman pangan, Kebun Raya ITERA  serta Integrated Waste–Agro Center ITERA (IWACI) yang merupakan pusat pengelolaan sampah yang ada di Institut Teknologi Sumatra.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

sumber:diskominfotik lampung

Berita Terkait

Belajar dari Lapangan: Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa
Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak
Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah
Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex
Agnesia Bulan Marindo Ajak Pengurus LASQI Bersinergi Majukan Seni Qasidah di Bumi Ruwa Jurai
Pemprov Lampung Bersinergi, Dukung Pembangunan Terintegrasi Untuk Pelaksanaan Program Pembangunan Nasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:50 WIB

Belajar dari Lapangan: Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:19 WIB

Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk

Senin, 12 Januari 2026 - 23:04 WIB

Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:56 WIB

Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak

Selasa, 25 November 2025 - 00:46 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kesehatan

Vaksinasi Dewasa Hadir di RSUD Abdul Moeloek

Selasa, 3 Feb 2026 - 14:31 WIB