Menag Resmikan Dua Fakultas Baru UIN RIL, Antara Ambisi dan Tantangan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Resmikan Dua Fakultas Baru UIN RIL,  Antara Ambisi dan Tantangan

Kompastuntas.com—Bandar Lampung, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Jumat siang, 12 September 2025, menandatangani prasasti pendirian dua fakultas baru di Universitas Islam Negeri (UIN) RIL Fakultas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi. Seremoni di Gedung Academic & Research Center itu tampak meriah, namun sesungguhnya menyimpan pertanyaan besar: sejauh mana fakultas baru ini mampu menjawab kebutuhan riil dunia pendidikan dan masyarakat?

Kehadiran dua fakultas itu berlandaskan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2025. Nasaruddin dalam sambutannya menegaskan bahwa UIN tak boleh hanya berkutat pada ilmu keislaman klasik.

“Generasi baru harus berimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual,” ujarnya.

Di atas kertas, langkah ini menandai transformasi UIN RIL sebagai kampus Islam negeri yang kian berorientasi pada disiplin ilmu modern. Namun, di balik optimisme, terselip tantangan: kesiapan dosen, laboratorium, hingga daya serap lulusan di pasar kerja.

Fakultas Sains dan Teknologi, misalnya, akan bersaing ketat dengan universitas umum yang sudah mapan. Sementara Fakultas Psikologi Islam berhadapan dengan kebutuhan mendesak: bagaimana menghadirkan pendekatan psikologi yang relevan di tengah problem kesehatan mental masyarakat Indonesia yang kian kompleks.

Rektor UIN Raden Intan, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, menampik keraguan itu. Ia menegaskan bahwa kampus hijau ini terus berkembang, dengan delapan fakultas plus pascasarjana S2 dan S3. Ia memamerkan deretan capaian: delapan tahun berturut-turut menjadi kampus PTKIN paling hijau versi UI GreenMetric, terbaik nasional dalam THE Impact Rankings 2025, dan memiliki 47 guru besar per September ini.

“Tambahan fakultas baru adalah investasi jangka panjang. Modal akademik kami cukup kuat,” ujarnya.

Namun, pengalaman banyak PTKIN menunjukkan ekspansi fakultas sering kali lebih cepat ketimbang kesiapan infrastruktur dan kurikulum. Fakultas baru berisiko hanya menambah deret administrasi tanpa daya dorong signifikan pada kualitas lulusan.

Baca Juga :  Fakultas Sains dan Teknologi Gelar PBAK 2025: Merajut Cinta, Merawat Semesta

Pertanyaan lain yang menggantung, apakah orientasi keilmuan ini akan memperkuat posisi UIN RIL sebagai kampus Islam yang unggul, atau justru terjebak dalam tren “universalisasi” tanpa distingsi keislaman yang jelas?

Baca Juga :  Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget

Di luar euforia peresmian, UIN RIL kini berdiri di persimpangan penting, menjawab kebutuhan zaman dengan ilmu modern, namun tetap menjaga akar keislaman yang menjadi identitas. Bila tak cermat, fakultas baru ini bisa menjadi monumen ambisi semata-megahnya dalam peresmian, tapi sulit terukur dalam dampaknya.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Negeri yang Memuliakan Guru, tapi Ditinggalkan Calon Guru
Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007
Besok, Dewan Pendidikan Lampung Resmi Dilantik Ditantang Tak Sekadar Simbol Partisipasi
Krisis Nilai di Era Digital, Mahasiswa Didorong Jadi Penjaga Arah Bangsa
Sambutan Hanya Formalitas, “Presma Unila Pilih Bersinergi, Siapa yang Mengawasi Kekuasaan?”
Pramuka Lampung Gaungkan “AI Ready ASEAN”, Dorong Generasi Muda Cakap Digital dan Berkarakter
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:34 WIB

Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran

Senin, 13 April 2026 - 18:26 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Senin, 13 April 2026 - 13:19 WIB

Negeri yang Memuliakan Guru, tapi Ditinggalkan Calon Guru

Senin, 13 April 2026 - 08:26 WIB

Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007

Minggu, 12 April 2026 - 08:22 WIB

Besok, Dewan Pendidikan Lampung Resmi Dilantik Ditantang Tak Sekadar Simbol Partisipasi

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com