Mbah Sami Tewas Diterkam Beruang, Nestapa di Kebun Kopi Way Kanan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbah Sami Tewas Diterkam Beruang: Nestapa di Kebun Kopi Way Kanan

 

Kompastuntas.com— Way Kanan, 17 Juni 2025. Langit mendung menyelimuti Kampung Banjar Sari, Baradatu. Di tengah sunyi kebun kopi yang menghijau di Campang, Tiuh Balak 2, sebuah kabar duka mengguncang warga. Mbah Sami, 70 tahun, ditemukan tewas dengan tubuh bersimbah luka. Ia diserang seekor beruang liar saat tengah memanen kopi di kebun miliknya—pekerjaan yang digelutinya sejak muda hingga senja.

Jeritan terakhirnya sempat terdengar lirih dari kejauhan, memecah sunyi rimba pagi. Sejumlah warga berlari ke arah suara, namun yang mereka dapati adalah sesosok tubuh renta yang telah diam, dan jejak beruang yang baru saja menghilang ke dalam hutan.

Mbah Sami bukan sekadar petani tua. Ia simbol ketekunan di kaki bukit Gunung Labuhan. Sosok yang, meski raganya mulai ringkih, masih menggenggam tajuk pohon kopi dengan tangan keriput yang tak mengenal lelah. Takdir tragisnya membuka kembali lembar kelam tentang konflik manusia dan satwa liar yang belum terselesaikan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar HLM, Jaga Inflasi Jelang Nataru

Kapolsek Baradatu, bersama aparat dan tim gabungan, telah turun ke lokasi. Garis polisi dipasang, saksi diperiksa, dan area kebun kini dijaga ketat. Kepala BPBD Way Kanan, Suprianto, membenarkan insiden ini. Ia menyebut koordinasi telah dilakukan dengan pihak kepolisian dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung untuk menyelidiki asal muasal kemunculan beruang yang diduga keluar dari habitatnya.

“Kami menerima laporan ada warga tewas akibat serangan satwa liar. Tim BKSDA dijadwalkan hari ini meninjau lokasi,” ujar Suprianto kepada wartawan.

Insiden ini menambah daftar panjang konflik ruang hidup antara manusia dan satwa liar di kawasan penyangga hutan Sumatra. Pembukaan lahan, tekanan terhadap hutan, dan lemahnya pengawasan menjadi sebab-mula yang terus diabaikan.

Baca Juga :  Pengendalian PMK Diperkuat, Pemprov Lampung Genjot Vaksinasi dan Edukasi Peternak Jelang Iduladha 2026

Pemerintah daerah mengaku telah memberi pendampingan pada keluarga korban, serta menjanjikan upaya pencegahan agar kejadian serupa tak terulang. Namun janji ini terdengar seperti gema lama: datang setiap ada korban, lalu menguap bersama kabut pagi.

Mbah Sami telah pergi, membawa serta kisah getir yang barangkali akan dilupakan begitu musim panen berganti. Tapi bagi warga Gunung Labuhan, kematian itu bukan sekadar tragedi. Ia adalah peringatan keras: bahwa alam yang dilukai, bisa menggigit balik kapan saja.

Penulis : Ridwan

Editor : Hengki Irawan

Berita Terkait

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung
Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Water Bombing Serbu Titik Api Terakhir di Way Kambas, Helikopter Didatangkan dari Sumsel
Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas
Karang Taruna Lampung dan Ribuan Warga Meriahkan Ruwat Laut di Ketapang
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:11 WIB

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 17:14 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

Uncategorized

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:54 WIB

Nasional

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:51 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com