Petikan Senar Kemanusiaan Irjen Helmy untuk Mas Tri

Avatar photo

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Petikan Senar Kemanusiaan Irjen Helmy untuk Mas Tri*

Kompastuntas.com, Lampung – Irjen Helmy Santika menyalakan asa kesembuhan jurnalis Tri Purna Jaya lewat lagu ”Teman Sejati”. Melodi ini membuktikan kemanusiaan melampaui sekat jabatan dan profesi.

Ruang tamu sederhana di Perumahan Griya Damai, Bandar Lampung, mendadak riuh oleh tawa renyah pada Jumat (29/5/2026) siang.

Tri Purna Jaya, jurnalis senior Kompas.com yang terbaring pucat di atas kasur lantai, menyambut hangat kedatangan “sahabat lama” dari Jakarta, Irjen Pol Helmy Santika.

Perwira Tinggi Itwasum Polri itu sengaja terbang ke Lampung untuk menyalakan kembali asa kesembuhan bagi sang jurnalis.

*Harmoni Persahabatan Sejati*

Pertemuan ini memutar kembali memori saat Helmy menjabat sebagai Kapolda Lampung periode 2023–2025.

Di luar relasi profesional, keduanya memiliki ikatan kuat lewat kegemaran yang sama terhadap petikan gitar listrik.

Kini, melodi tersebut berubah menjadi simfoni kemanusiaan saat Tri harus berjuang melawan penyakit Ensefalopati Hepatik.

Helmy duduk menemani Tri di ruang tamu dengan suasana cair, jauh dari kesan kaku protokoler.

Baca Juga :  Antara Pengedar, Pelaku dan Korban Narkoba

Ia terus memberikan semangat agar Tri tidak terbebani oleh urusan pekerjaan selama masa pemulihan.

“Jangan dulu mikirin kerjaan. Fokus sembuh saja dulu. Berita bisa dikejar nanti, tapi kesehatan itu yang paling penting,” pesan Helmy.

*Pesan untuk Rehat*

Mantan Kapolda Lampung ini memahami betul risiko kesehatan di balik profesi jurnalis yang memiliki ritme kerja sangat padat.

Menurutnya, jam kerja yang tidak menentu sering kali membuat seseorang abai terhadap kondisi tubuh.

“Profesi wartawan itu capek, kadang makannya nggak teratur, jam istirahat juga berantakan. Jadi sekarang manfaatkan waktu buat pemulihan sampai benar-benar fit lagi,” tambah Helmy.

Guna menghidupkan suasana, Helmy memutar lagu ciptaannya sendiri yang berjudul “Teman Sejati”.

Lagu tersebut menjadi refleksi tentang arti kehadiran seorang kawan, baik dalam suka maupun duka.

Pendekatan humanis sang jenderal ini pun berhasil mengetuk kepedulian para pemangku kebijakan di Lampung untuk turut mengawal proses kesembuhan Tri.

Baca Juga :  Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ

*Asa di Tengah Ujian*

Dukungan moral yang begitu besar membuat gurat lelah di wajah Tri seolah sirna.

Sebagai jurnalis lapangan yang terbiasa mengejar berita, ia mengaku tidak menyangka akan mendapat perhatian langsung dari seorang jenderal bintang dua.

“Saya benar-benar nggak nyangka beliau mau datang langsung. Senang rasanya masih diingat dan diperhatikan di tengah kondisi seperti sekarang,” tutur Tri dengan suara perlahan namun penuh keteguhan.

Bagi Tri, kehadiran Helmy bukan sekadar kunjungan pejabat, melainkan pertemuan antarsahabat yang menghapuskan sekat jabatan.

“Tadi banyak ketawa juga. Beliau memang dari dulu kalau ngobrol nggak pernah kaku. Jadi saya merasa seperti lagi ketemu teman lama, bukan sedang dijenguk pejabat,” ungkapnya penuh syukur.

Siang itu, petikan senar kemanusiaan telah menyuarakan harmoni yang jauh lebih merdu daripada bisingnya gitar listrik.

Pertemuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa di atas hukum dan jabatan, rasa kemanusiaan tetap menjadi nilai tertinggi yang mempersatukan. (*)

Berita Terkait

Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung
Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru
Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati
Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ
Mbah Suminem Potret Kemiskinan Ekstrim di Lampung Utara
Abdul Wachid: Aturan Batas Usia Promosi Jabatan ASN Perlu Fleksibel dan Selaras dengan Sistem Merit
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com