Wirahadikusumah: Digitalisasi manjamah, Wartawan tak Lagi Pegang Audien

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wirahadikusumah: Digitalisasi manjamah, Wartawan tak Lagi Pegang Audien

Kompastuntas.com— Bandar Lampung, sebanyak 31 peserta dinyatakan kompeten setelah melalui berbagai mata uji kompetensi di kantor PWI Lampung, Balai Solfian Akhmad, sejak tanggal 9 hingga 10 Juli 2026.

UKW PWI Lampung ke XXXVIII tahun 2026 ini total kelulusan itu mengerucut dari pendaftar semula sebanyak 36 orang.

“Dengan ini kami menyampaikan bahwa dari 36 peserta teregistrasi pada akhirnya dinyatakan kompeten sebanyak 31 orang,” kata perwakilan penguji Dr Iskandar Zulkarnain.

Dari jumlah itu kata IKZ-sapaan akrabnya, peserta UKW dibagi dalam 6 kelas untuk jenjang muda dan 1 kelas untuk madya.

“Ucapan kami dari penguji, selamat bagi yang lulus dan semangat bagi yang belum, jangan berkecil hati, sebab masih banyak kesempatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati

Menutup sesi UKW Ketua PWI Lampung H Wirahadikusumah juga menyampaikan bahwa yang sudah dinyatakan kompeten jangan ‘pongah’.

Karena kalau kita simak dari kata kadis Kominfotik, Ganjar Jationo kemaren kompetensi itu juga diuji setelah selesai.

“Selembar sertifikat tidak bisa mewakili kita bila dilapangan tidak diterapkan semua yang telah dipelajari selama dua hari ini,” kata Wirahadikusumah.

Jika sudah kompeten teruslah berkarya, jika sampai tidak menciptakan karya.

Menurutnya, kita tidak lagi menguasai audien, dari 4 modal jurnalistik produksi, editing, publishing dan distribusi tidak semua ditangan wartawan.

“Kode etik hanya bisa menjamah di tiga proses sebelum distribusi karena bukan hanya wartawan lagi yang menyebarkan tetapi digital,” sebutnya.

Baca Juga :  Memburu Emas Karaoke, PWI Lampung Panaskan Mesin Menuju Porwanas 2026

Namun lanjutnya kita sebagai clearing house kita harus benar-benar disiplin verifikasi, uji informasi.

“Berita itu harus fakta, sehingga masyarakat mendapat berita benar dan jernih,” imbaunya.

Terakhir Wirahadikusumah mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama mensukseskan HPN dan PORWANAS.

“Ayo sukseskan, HPN ini pertama di Lampung, porwanas terakhir 1993 berbarengan Kongres dibuka presiden soeharto, kita berharap 2027 juga demikian, kita jadi tuan rumah yang baik, sukses pelaksanaan sukses prestasi,” demikian Wirahadikusumah.

Senada salah satu pengunindari PWI pusat Marah Sakti mengajak wartawan untuk bisa menghadapi berbagai tantangan kedepan.

Ia mengajak para wartawan kompeten untuk tetap berusaha menjaga diri dan profesi kewartawananya dan paling utama jaga integritas.

Berita Terkait

Dari Ruang Redaksi ke Podium Emas: PWI Lampung Targetkan Cabor Jurnalistik Lumbung Medali
Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  
Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama
Tim Biliar PWI Lampung, Bidik 5 Emas Porwanas
Ahmad Muzani Dukung HPN-Porwanas 2027 di Lampung
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung
Bukan Sekadar Hajat Wartawan, Rycko Menoza: HPN dan Porwanas 2027 Bisa Dongkrak Ekonomi Lampung
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Dari Ruang Redaksi ke Podium Emas: PWI Lampung Targetkan Cabor Jurnalistik Lumbung Medali

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Senat Universitas dan GBHN: Guru Besar Hanya Nama

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Tim Biliar PWI Lampung, Bidik 5 Emas Porwanas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Ahmad Muzani Dukung HPN-Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru

Nasional

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:45 WIB

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com