Menatap Lampung dari Menara KAHMI

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menatap Lampung dari Menara KAHMI

Kompastuntas.com— Teluk Betung, di bawah pilar-pilar kokoh Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, riuh rendah obrolan para intelektual berbalut kemeja batik mendadak senyap. Kamis, 2 Juli 2026, ruangan itu menjadi saksi bertemunya jejaring elite lokal dan nasional dalam pusaran agenda Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, tidak ragu menyembunyikan kedekatan emosionalnya malam itu. Di hadapan ratusan pasang mata, ia melempar pujian terhadap soliditas organisasi hijau-hitam ini. Bagi Mirza sapaan akrab sang gubernur KAHMI bukan sekadar paguyuban alumni, melainkan mesin pencetak kader yang tak pernah kehabisan bahan bakar.

“Kami menilai KAHMI sebagai salah satu organisasi yang sukses dalam melakukan kaderisasi,” ujar Rahmat Mirzani. “Kader-kadernya mampu menempatkan diri di berbagai kultur lapisan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi arah pembangunan bangsa.”

Pernyataan Mirza bukan sekadar basa-basi politik. Di Lampung, diaspora alumni HMI memang menggurita. Mereka menyusup ke dalam urat nadi birokrasi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), menggerakkan roda bisnis di kabupaten dan kota, hingga menduduki pos-pos strategis lainnya. Sadar akan potensi raksasa ini, Mirza langsung menyodorkan proposal kolaborasi. Ia menantang KAHMI untuk menyatukan kompas perjuangan demi satu muara: membawa Lampung keluar dari bayang-bayang ketertinggalan. “Bagaimana ke depan KAHMI bisa terus berkolaborasi demi mewujudkan Lampung Maju,” cetusnya.
Menjawab Tantangan Ekonomi
Gayung pun bersambut. Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Lampung, Budiyono, menangkap sinyal tersebut sebagai tanggung jawab moral. Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung ini mafhum, isi kepala organisasi ini dipenuhi oleh kombinasi rumit antara akademisi, birokrat, dan politisi. Namun, di tengah surplus intelektual itu, ada pekerjaan rumah (PR) besar yang menanti di lapangan.
“Tantangan KAHMI saat ini adalah bagaimana menjaga dan mewujudkan program-program yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Lampung,” kata Budiyono di sela-sela persiapan pelantikan pengurus baru tersebut.
Ujung Tombak Sumatra dan Titah Asta Cita
Suasana makin berbobot ketika Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, naik mimbar. Mantan Gubernur Aceh ini mengingatkan kembali khittah HMI sebagai insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam. Dengan nada bicara yang tertata namun tegas, Puteh menegaskan posisi geopolitik KAHMI dalam konstelasi nasional saat ini.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Puteh menyatakan KAHMI berdiri tegak mengawal jalannya pemerintahan. Doktrinnya jelas: menyukseskan delapan misi yang tertuang dalam Asta Cita.

Baca Juga :  Buka Munas HIPMI, Prabowo Minta Pengusaha Muda Berani Ambil Risiko

“Ke depan, semua gagasan dan program Presiden Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita harus kita dukung penuh, tidak ada toleransi,” tegas Puteh.

Baca Juga :  Peringatan Untuk Nanik S. Deyang : Jangan Di Ulangi

Ia membedah sejumlah program mercusuar Jakarta, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga revitalisasi Koperasi Merah Putih. Kendati memuji konsep tersebut, sebagai politikus kawakan, Puteh tak menutup mata pada lubang-lubang kecil di lapangan terutama urusan karut-marut manajemen eksekusi.
Di sinilah, menurut Puteh, peran strategis KAHMI Lampung diuji. Ia meminta para alumni di “Sang Bumi Ruwa Jurai” untuk tidak menjadi penonton di pinggir lapangan, melainkan menjadi benteng utama penyokong kebijakan gubernur.

“Kita perbaiki bersama kelemahan manajemen. Maka dari itu, KAHMI Lampung sangat diperlukan untuk mendukung Gubernur Lampung, karena provinsi ini adalah ujung tombak Sumatra,” pungkas Puteh, menutup malam yang penuh dengan konsolidasi gagasan itu.

Berita Terkait

Utang Jalan dan Kejujuran Fiskal Lampung
Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik
Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah Nilai Polri Berhasil Rebut Kembali Hati Rakyat
Sultan Bachtiar Najamudin Pimpin TP Sriwijaya
“Panem et circenses” dan Kesadaran Bangsa
Musda VI Demokrat Lampung, AHY Ajak Kader Demokrat Kawal Pembangunan dan Perkuat Konsolidasi
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
14 Dukungan, Edy Irawan Arief Melaju sebagai Calon Tunggal Ketua Demokrat Lampung
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:22 WIB

Utang Jalan dan Kejujuran Fiskal Lampung

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:40 WIB

Menatap Lampung dari Menara KAHMI

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:18 WIB

Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:45 WIB

Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah Nilai Polri Berhasil Rebut Kembali Hati Rakyat

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:31 WIB

Sultan Bachtiar Najamudin Pimpin TP Sriwijaya

Berita Terbaru

Opini

Utang Jalan dan Kejujuran Fiskal Lampung

Kamis, 2 Jul 2026 - 22:22 WIB

Opini

Menatap Lampung dari Menara KAHMI

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:40 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com