IJP Lampung Siapkan Majalah Sendiri

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IJP Lampung Siapkan Majalah Sendiri

Dari Obrolan Singkat Langsung Bergerak, Abung Mamasa: Wadah Jurnalisme dan Inspirasi Pembangunan Lampung

Kompastuntas.com, Bandar Lampung – Semangat kreativitas dan kolaborasi para jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung kembali mencuat. Organisasi wartawan yang aktif mengawal informasi pembangunan daerah itu mulai menggagas penerbitan majalah resmi sebagai media inspirasi, informasi, dan promosi potensi Lampung.

Wacana tersebut mencuat dalam diskusi internal pengurus dan anggota IJP Lampung yang langsung mendapat sambutan antusias dari para jurnalis.

“Inspirasi, jurnalisme, pembangunan. Kita ingin punya media bersama yang bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjadi wajah optimisme Lampung,” ujar Ketua Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung, Abung Mamasa, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga :  "Panem et circenses" dan Kesadaran Bangsa

Menurut Abung Mamasa, gagasan penerbitan majalah tersebut lahir secara spontan dari obrolan singkat antaranggota, namun langsung mendapat respons positif dan semangat gotong royong dari seluruh pengurus.

“Ini membuktikan teman-teman IJP punya semangat besar untuk terus berkarya. Baru ngobrol sebentar, langsung muncul desain, konsep, hingga pembagian tugas. Energinya luar biasa,” katanya.

Dalam percakapan internal organisasi, salah satu pengurus IJP, Bowo Laksono, mengajak seluruh anggota terlibat dalam proyek penerbitan majalah tersebut.

“Gaes, kita ada wacana mau buat majalah. Siapa yang siap untuk terlibat dalam project ini?” tulisnya dalam forum diskusi internal.

Ajakan itu langsung disambut antusias para anggota. Bahkan sejumlah pengurus meminta agar koordinasi teknis segera dilakukan agar proses penerbitan dapat segera direalisasikan.

Baca Juga :  Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Majalah yang tengah disiapkan itu dirancang mengangkat berbagai potensi Lampung mulai dari pembangunan, ekonomi, UMKM, pariwisata, hingga tokoh inspiratif daerah. Konsep visual modern dengan nuansa identitas budaya Lampung juga mulai diperkenalkan kepada anggota.

Abung Mamasa berharap kehadiran majalah tersebut nantinya dapat menjadi ruang kolaborasi antarjurnalis sekaligus media promosi daerah yang membanggakan.

“IJP bukan hanya organisasi wartawan, tetapi rumah kreativitas. Kami ingin menghadirkan media yang menginspirasi masyarakat dan ikut membangun optimisme terhadap kemajuan Lampung,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam merealisasikan proyek media tersebut.

“Kalau semua bergerak bersama, saya yakin majalah ini bisa menjadi kebanggaan bersama masyarakat Lampung,” pungkasnya. (*).

Berita Terkait

Wirahadikusumah: Digitalisasi manjamah, Wartawan tak Lagi Pegang Audien
Feri Kurniawan, S.H.
Wakil Bendahara Umum PB HMI dan Praktisi Hukum
Tarif Tol Naik, Akademisi Unila Soroti Ancaman bagi Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat
Dilema Amplop Suhardiman dan “Kesadaran” yang Terlambat
Belajar dari Tanjung Verde
Utang Jalan dan Kejujuran Fiskal Lampung
Menatap Lampung dari Menara KAHMI
“Panem et circenses” dan Kesadaran Bangsa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:50 WIB

Wirahadikusumah: Digitalisasi manjamah, Wartawan tak Lagi Pegang Audien

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:00 WIB

Feri Kurniawan, S.H.
Wakil Bendahara Umum PB HMI dan Praktisi Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:46 WIB

Tarif Tol Naik, Akademisi Unila Soroti Ancaman bagi Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:38 WIB

Dilema Amplop Suhardiman dan “Kesadaran” yang Terlambat

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:37 WIB

Belajar dari Tanjung Verde

Berita Terbaru

Politik

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:28 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com