PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

Kompastuntas.com— Tanjung Karang, Partai Amanat Nasional (PAN) Bandar Lampung tengah menata ulang langkah politiknya menuju Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Rumah PAN, Sabtu (18/4/2026), partai berlambang matahari itu mencoba mengonsolidasikan kekuatan internal sekaligus menegaskan target elektoral yang tidak kecil.

Sejumlah elite partai hadir dalam forum tersebut, mulai dari anggota Fraksi PAN DPRD Lampung, Yusirwan, hingga Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Firmansyah Y Alfian. Muscab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi yang sarat pesan: PAN ingin keluar dari posisi stagnan dan kembali menjadi pemain signifikan di level lokal.

Firmansyah menyebut forum ini sebagai momentum kebangkitan. Ia menekankan bahwa proses penentuan formatur hingga ketua DPC akan ditetapkan melalui mekanisme partai di tingkat wilayah. Namun lebih dari itu, ia menggarisbawahi pentingnya menjalankan amanah organisasi secara serius jika ingin berbicara soal kemenangan.

Baca Juga :  Santri Pondok Pesantren Sulaimaniyah Darul Iman Dilaporkan Hilang, Keluarga Buat Laporan ke Polda Lampung

Target yang dipasang pun tidak main-main. PAN Bandar Lampung membidik minimal delapan kursi di DPRD Kota Bandar Lampung serta dua kursi di DPRD Provinsi Lampung. Angka tersebut, dalam konteks peta politik lokal, tergolong ambisius terutama jika melihat dinamika kompetisi antarpartai yang kian ketat.

Namun, seperti lazimnya dalam politik, target tinggi selalu beriringan dengan tuntutan kerja konkret. Firmansyah menegaskan bahwa pengurus di tingkat cabang harus hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar menjelang pemilu. Kehadiran itu, menurut dia, menjadi prasyarat mutlak untuk meraih kembali kepercayaan publik.

Nada serupa disampaikan Yusirwan. Ia mengingatkan bahwa capaian politik bukan ditentukan oleh retorika, melainkan kerja kolektif kader di lapangan. Tanpa keseriusan, target delapan kursi hanya akan menjadi slogan internal yang berulang setiap periode.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Bandar Lampung, Edison Hajar, memilih pendekatan yang lebih lugas. Ia menegaskan bahwa kemenangan tidak akan datang kepada kader yang pasif. Dalam pandangannya, militansi dan disiplin organisasi menjadi kunci untuk mengubah ambisi menjadi realitas politik.

Baca Juga :  Jangan Lupa, 11 Oleh-oleh Khas Lampung Wajib Dibawa Pulang

Di luar agenda konsolidasi, PAN juga berupaya menjaga citra sebagai partai yang dekat dengan masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, kader partai ini terlibat dalam penanganan korban banjir di sejumlah wilayah, seperti Kalibalau, Gatot Subroto (Gatuntang), dan Pasir Gintung. Langkah ini, setidaknya, menjadi upaya membangun narasi bahwa aktivitas politik tidak terpisah dari kerja sosial.

Meski demikian, ujian sesungguhnya bagi PAN Bandar Lampung bukan terletak pada forum Muscab atau aksi sosial sesaat, melainkan konsistensi kerja hingga mendekati Pemilu 2029. Dalam lanskap politik lokal yang cair, publik cenderung menilai bukan dari janji, melainkan dari rekam jejak yang teruji.

Ambisi delapan kursi itu kini telah diumumkan. Pertanyaannya: sejauh mana mesin partai mampu mengubah target menjadi capaian nyata.

Berita Terkait

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?
Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Alumni SMAN 1 Kotabumi, Brigjen Rayen Puji Inovasi Pendidikan di Lampung
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:34 WIB

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 18:28 WIB

Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:15 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:21 WIB

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com