Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision

Kompastuntas.com, Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM mendapatkan predikat sebagai Sekda Terbaik di Seluruh Indonesia.

Predikat tersebut disandang dalam agenda Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) Digital Leadership Goverment Award 2025 di Hotel Mercure, Surabaya, 20 November 2025.

Marindo menyandang Sekda terbaik dalam Kategori Vision. Selain itu, dia juga menyandang Predikat Terbaik keempat dalam Lima Sekda Terbaik dari Seluruh Indonesia.

Adapun urutan lima besar Sekda Terbaik yaitu, Sekdaprov, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan Sulawesi Utara.

“Alhamdulillah ini menjadi motivasi bagi aparatur Provinsi Lampung untuk selalu berinovasi dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat untuk kemajuan daerah,” ujar Sekda Provinsi Lampung Marindo.

Dalam acara tersebut, Dirjend Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, menyerahkan penghargaan kepada Sekdaprov Lampung yang penerimaannya diwakili Kadis Kominfotik.

ASKOMPSI mempersembahkan ASKOMPSI Digital Leadership Government Award 2025 (ADLG Award 2025) sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis Sekretaris Daerah (Sekda) dalam mengorkestrasi transformasi digital di daerah.

Baca Juga :  Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov

Penghargaan ini hadir sejalan dengan amanat UU No. 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045 dan Perpres No. 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, yang menekankan pentingnya mewujudkan Pemerintah Digital yang efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, Sekda dinilai sebagai figur kunci yang mengoordinasikan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus menjadi penggerak utama ekosistem digital di pemerintahan daerah.

Mengapa Sekretaris Daerah Jadi Fokus Utama? Transformasi digital pemerintahan Indonesia bersifat top-down, artinya arah perubahan datang dari kebijakan pusat hingga pelaksanaan di daerah. Sekda memiliki posisi strategis karena berperan sebagai koordinator lintas OPD dan penentu arah kebijakan dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dengan kapasitasnya, Sekda diharapkan mampu: Menjadi teladan dalam mengadopsi teknologi. Mendorong kolaborasi lintas sektor. Mengawal sinkronisasi pusat-daerah dalam program digitalisasi. Menginspirasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih adaptif terhadap inovasi digital.

ASKOMPSI menilai bahwa keberhasilan Indonesia menuju pemerintahan digital hanya dapat tercapai jika Sekda memiliki visi digital yang kuat, didukung regulasi, anggaran, serta pengembangan SDM yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional: Integritas Jadi Kunci Utama

Tim penilai terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, profesional, dan pakar, sehingga hasilnya diyakini objektif dan kredibel.

Pada ADLG Award 2025, fokus penilaian utama jatuh pada kategori Vision, yaitu sejauh mana Sekda mampu merumuskan dan menggerakkan visi transformasi digital di daerahnya. Tidak sekadar menuliskan gagasan, visi tersebut harus dikomunikasikan dengan jelas, diintegrasikan ke dalam perencanaan OPD, serta dijalankan secara strategis dan kolaboratif. Aspek yang akan dinilai meliputi:

Formulasi Visi Digital Pemerintah Daerah,
Koherensi Visi Sekda dengan Arsitektur SPBE, Komunikasi & Sosialisasi Visi, Integrasi Visi ke dalam Perencanaan OPD, Kepemimpinan Naratif & Inspirasional, Koordinasi Lintas Fungsi, Ketertiban dalam Pusat-Daerah Sync, Inisiasi Program Prioritas Digital Lokal, Penilaian Persepsi ASN terhadap Visi Sekda dan Kesesuaian dengan RPJPM/RPJMN dan PermenPANRB.

Dengan begitu, penghargaan ini tidak hanya menilai program digital yang sudah ada, tetapi juga sejauh mana pemimpin daerah mampu menanamkan arah perubahan jangka panjang. (***)

Berita Terkait

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
PHC Buktikan Hasil: Saatnya Petani Lampung Beralih ke Pupuk Hayati Cair
Dugaan Mark Up Makan Minum DPRD Balam Segera Dilaporkan ke APH
Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik
DPD PSI Kab. Pringsewu Siap Tempur Di Pesta Demokrasi Mendatang
Komitmen Kwarda Lampung Tetap Bergerak Dengan Keterbatasan Anggaran
Paralegal Turun Gunung! ABR Indonesia Gaspol Cetak Garda Hukum Rakyat di Lampung
Advokat Bela Rakyat-Indonesia: Pelatihan Paralegal Batch IV Dorong Optimalisasi Peran Paralegal dalam Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Sabtu, 18 April 2026 - 11:03 WIB

PHC Buktikan Hasil: Saatnya Petani Lampung Beralih ke Pupuk Hayati Cair

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WIB

Dugaan Mark Up Makan Minum DPRD Balam Segera Dilaporkan ke APH

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Rabu, 15 April 2026 - 11:27 WIB

DPD PSI Kab. Pringsewu Siap Tempur Di Pesta Demokrasi Mendatang

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:56 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com