Penembakan Polisi di Lampung, Isu Setoran Judi Sabung Ayam Mencuat

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa

KOMPASTUNTAS.COM – Isu keterlibatan aparat kepolisian dalam praktik judi sabung ayam kembali menjadi sorotan setelah insiden penembakan yang menewaskan tiga polisi di Lampung.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Di era media sosial dan kecerdasan buatan seperti sekarang, lebih baik kita menunggu tim yang bertugas dan pasti akan ada penyelesaian,” ujar Listyo saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/3/2025).

Penembakan Polisi di Arena Judi Sabung Ayam

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (17/3/2025) di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Dua oknum anggota TNI diduga menembak tiga anggota kepolisian yang tengah menggerebek arena judi sabung ayam.

Korban yang tewas dalam insiden ini adalah:

1. Iptu Lusiyanto – Kapolsek Negara Batin

Baca Juga :  Ditreskrimsus) Polda Lampung, berhasil melakukan pengungkapan terhadap tiga orang tersangka

2. Bripka Petrus Apriyanto

3. Bripda Ghalib Surya Ganta

Sementara itu, dua oknum TNI yang terlibat adalah Peltu Lubis (Dansubramil Negara Batin) dan Kopka Basarsyah. Mereka kini telah ditahan oleh Polisi Militer Angkatan Darat di Mako Kodim 0427/Way Kanan.

Dugaan Setoran dari Judi Sabung Ayam

Menurut laporan Kompas.id, muncul dugaan bahwa Polsek Negara Batin menerima setoran dari arena judi sabung ayam. Informasi ini semakin diperkuat dengan pernyataan Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya.

“Kegiatan ini sangat menarik, dan informasi tentang judi sabung ayam pasti sampai ke polsek. Tidak mungkin tidak ada keuntungan yang didapat,” ungkap Eko dalam konferensi pers di Palembang, Rabu (19/3/2025) malam.

Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto, menambahkan bahwa Kapolsek Lusiyanto dan Peltu Lubis sebenarnya memiliki hubungan baik dan sama-sama mengetahui adanya perjudian di wilayah mereka.

Baca Juga :  Jurnalis Mendapatkan Intimidasi Saat Peliputan.

“Ketika Peltu Lubis meminta izin untuk menyelenggarakan gelanggang sabung ayam, Lusiyanto mengizinkan dengan catatan harus aman. Yang dimaksud aman adalah adanya setoran uang,” jelas Yogi.

Komunikasi Buruk Diduga Jadi Pemicu Konflik

Kodam II/Sriwijaya menduga bahwa konflik antara Polsek Negara Batin dan Pos Ramil disebabkan oleh komunikasi yang buruk.

“Informasi ini masih dalam penyelidikan. Namun, logikanya, tidak ada judi tanpa taruhan, dan kemungkinan besar ada kesepakatan antara kedua pihak,” tambah Eko.

Saat ini, kepolisian dan TNI masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini. Kapolri menegaskan bahwa masyarakat harus menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak terjebak dalam spekulasi yang beredar di media sosial. ***

 

Berita Terkait

Tensi Tinggi Kejaksaan-Polri: Di Balik Penjagaan Bersenjata Rumah Jampidsus dan Penggeledahan Kortastipidkor
Jurnalis Mendapatkan Intimidasi Saat Peliputan.
Dugaan Penipuan Investasi Dapur MBG Seret Nama Anggota DPRD Lampung Tengah
Susno Duadji Sebut Roy Suryo dan Dokter Tifa Berpeluang Bebas Meski Ditangkap, Ini Syaratnya
Sekda Tersangka, Pakar Hukum Unila: Saatnya Plt. Bupati Lamteng Copot Jabatannya
Setelah Ardito di Tangkap KPK, Kini Adik Ipar Welly Adiwantra Ditetapkan Tersangka oleh Polda Lampung
Ini Profil Tiga Hakim yang Vonis Lepas Tiga Terdakwa Tipikor Tanah Kemenang Ro 54,4 M
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:51 WIB

Tensi Tinggi Kejaksaan-Polri: Di Balik Penjagaan Bersenjata Rumah Jampidsus dan Penggeledahan Kortastipidkor

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jurnalis Mendapatkan Intimidasi Saat Peliputan.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Dapur MBG Seret Nama Anggota DPRD Lampung Tengah

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:57 WIB

Susno Duadji Sebut Roy Suryo dan Dokter Tifa Berpeluang Bebas Meski Ditangkap, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:05 WIB

Sekda Tersangka, Pakar Hukum Unila: Saatnya Plt. Bupati Lamteng Copot Jabatannya

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com