Harga Emas Terancam Melemah, Namun Peluang Naik Masih Terbuka

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Gejolak Timur Tengah Bayangi Harga Emas, Ini Prediksi Analis

Kompastuntas.com— Jakarta, Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam waktu dekat. Sejumlah analis menilai logam mulia itu berpotensi melanjutkan koreksi sebelum kembali menemukan momentum penguatan.

Mengacu pada data Kitco, Selasa, 19 Mei 2026, harga emas spot tercatat melemah 0,39 persen ke level US$ 4.547,80 per troy ounce.

Kepala Pengembangan Bisnis XS.com, Simon-Peter Massabni, mengatakan harga emas saat ini masih bertahan sedikit di atas level US$ 4.500 per troy ounce, mendekati titik terendah yang tercatat sepanjang Mei.

Menurut dia, tekanan terhadap harga emas masih mungkin berlanjut dalam beberapa hari ke depan, terutama seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha Lewat Ngopi Pagi

“Harga emas berpotensi turun menuju area support di kisaran US$ 4.538 per troy ounce, bahkan bisa bergerak di bawah level US$ 4.500,” ujar Massabni.

Meski demikian, ia menilai peluang rebound masih terbuka. Harga emas diperkirakan dapat kembali menguat menembus zona resistensi US$ 4.597 hingga US$ 4.670 per troy ounce.

Jika momentum berlanjut, emas disebut berpotensi bergerak menuju level US$ 4.744 hingga US$ 4.800 per troy ounce.

Massabni menilai risiko utama yang memengaruhi pasar emas saat ini berkaitan dengan situasi di Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis tersebut kembali menjadi perhatian setelah otoritas keamanan tertinggi Iran mengumumkan pembentukan Otoritas Selat Teluk Persia untuk mengatur operasi di kawasan Hormuz.

Baca Juga :  25 Pelaku UMKM Provinsi Lampung Ikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI)

Di saat bersamaan, negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran disebut masih menghadapi hambatan.

Namun, kenaikan harga minyak akibat tensi geopolitik dinilai turut memengaruhi ekspektasi inflasi global. Kondisi itu berdampak pada kenaikan imbal hasil obligasi dan memperkuat spekulasi pasar mengenai arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve.

“Penguatan harga minyak telah mengimbangi permintaan aset safe haven seperti emas,” kata Massabni.

Pelaku pasar kini menanti sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, termasuk indeks pasar perumahan dan risalah rapat Federal Reserve periode April 2026. Data tersebut dinilai penting untuk membaca arah kebijakan suku bunga, terutama di tengah tekanan inflasi akibat lonjakan harga energi

Editor : Hengki Utama

Sumber Berita: Investor.id

Berita Terkait

Audit Terlambat, Penyidikan Terlanjur Jalan: Publik Pertanyakan Sinkronisasi Kasus Honorer Fiktif Metro
Sambut HUT ke-62, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PKOR untuk Wisata dan UMKM
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha Lewat Ngopi Pagi
Tidak Hanya Ngopi, Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau
Wagub Lampung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital
25 Pelaku UMKM Provinsi Lampung Ikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI)
Lowongan untuk Perempuan Muda di Bandar Lampung, Tiga Posisi Dibuka Langsung Interview
Menakar Sengkarut PT SGC Perpaduan Perlawanan Parlemen, Jalanan, dan Administrasi Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Harga Emas Terancam Melemah, Namun Peluang Naik Masih Terbuka

Kamis, 16 April 2026 - 21:44 WIB

Audit Terlambat, Penyidikan Terlanjur Jalan: Publik Pertanyakan Sinkronisasi Kasus Honorer Fiktif Metro

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:47 WIB

Sambut HUT ke-62, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PKOR untuk Wisata dan UMKM

Rabu, 26 November 2025 - 16:05 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha Lewat Ngopi Pagi

Rabu, 19 November 2025 - 23:07 WIB

Tidak Hanya Ngopi, Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau

Berita Terbaru

Opini

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kriminal

Dua Jurnalis Dihadang Dua Pria saat Liput Toko Emas JSR

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:17 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com