Cipayung Plus Kota Bandar Lampung : Peredaran Narkotika di Lampung Semakin Terstruktur dan Mengkhawatirkan
Kompastuntas.com, Kota Bandar Lampung—menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap semakin maraknya peredaran narkotika di Provinsi Lampung. Berbagai kejadian dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa peredaran narkoba di daerah ini tidak lagi bersifat sporadis, tetapi telah berjalan secara terstruktur dan menyentuh banyak lapisan masyarakat maupun institusi.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah dugaan penjualan barang bukti narkotika oleh oknum aparat di lingkungan Polda Lampung sekitar satu tahun lalu. Kejadian ini menjadi sinyal kuat bahwa integritas penegakan hukum harus segera dibenahi. Cipayung Plus menilai bahwa restrukturisasi internal yang dilakukan Polda Lampung akhir-akhir ini justru melemahkan pengawasan, sehingga celah peredaran narkotika makin terbuka lebar.
Situasi makin memprihatinkan ketika ditemukan puluhan ribu pil ekstasi yang diduga berasal dari wilayah jalur tol Terbanggi Besar – Bakauheni, salah satunya terkait kasus kecelakaan yang baru-baru ini menjadi perhatian publik. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa jaringan peredaran narkotika di Lampung berjalan dengan rapi, terkoordinasi, dan berhasil lolos dari pengawasan aparat.
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa rangkaian peristiwa ini merupakan alarm keras bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah. Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatra tidak boleh dibiarkan menjadi tempat transit atau pusat peredaran narkotika yang pada akhirnya mengancam masa depan generasi muda.
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini demi masa depan generasi muda dan keamanan sosial seluruh masyarakat.









