Pendidikan Indonesia Meniru Tanpa Berpikir, Mengadopsi Tanpa Kesadaran 

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan Indonesia Meniru Tanpa Berpikir, Mengadopsi Tanpa Kesadaran

 

Indonesia itu unik. Kita rajin mengimpor gagasan, tapi malas merawat pelaksanaan. Dalam pendidikan, kita seperti turis intelektual, berkeliling ke Amerika, mengagumi Finlandia, lalu berfoto dengan Jepang tapi pulang tanpa membawa pemahaman yang utuh.

Kita bilang ingin seperti Finlandia: tanpa ujian, penuh kebahagiaan. Tapi kita lupa, Finlandia tidak dibangun dari slogan, melainkan dari kepercayaan pada guru. Di Indonesia, guru masih sibuk dengan administrasi, bukan memerdekakan pikiran. Jadi yang kita tiru hanya kulitnya, bukan strukturnya.

Kita juga kagum pada Amerika dengan kebebasan berpikirnya. Tapi yang kita ambil justru kurikulumnya, bukan tradisi berpikir kritisnya. Akibatnya, kita punya istilah “student-centered learning”, tapi kelas masih “teacher domination”. Bahasa berubah, praktik tetap feodal.

Lalu Jepang. Kita terpukau dengan disiplin mereka. Tapi disiplin di Jepang lahir dari budaya kolektif yang kuat. Di Indonesia, disiplin sering dipaksakan lewat aturan, bukan dibentuk lewat kesadaran. Maka yang lahir bukan karakter, tapi kepatuhan semu.

Baca Juga :  Senator Dorong UTB Jadi Garda Depan Pendidikan Berkualitas

Masalah pendidikan kita bukan kekurangan referensi global. Kita kebanyakan referensi, tapi kekurangan refleksi. Kita percaya bahwa solusi ada di luar negeri, padahal persoalannya ada di dalam negeri ketimpangan, birokrasi, dan mentalitas instan.

Setiap kali kurikulum berubah, kita menyebutnya reformasi. Padahal sering kali itu hanya kosmetik kebijakan. Ganti istilah, ganti format, tapi tidak menyentuh akar: kualitas guru, budaya belajar, dan keadilan akses.

Baca Juga :  Margono Tarmudji: Faisol Djausal Siap Maju Jadi Calon Ketum KONI Lampung

Kita ini seperti menyalin jawaban tanpa memahami soal.

Pendidikan bukan soal meniru siapa yang terbaik di dunia. Pendidikan adalah kemampuan membaca diri sendiri: siapa kita, apa masalah kita, dan ke mana kita ingin pergi. Tanpa itu, semua adopsi hanyalah ilusi kemajuan.

Jadi pertanyaannya bukan Indonesia meniru siapa?

Pertanyaannya Indonesia berpikir atau tidak?

Kalau tidak, maka kita akan terus jadi bangsa yang sibuk mengejar bayangan dan lupa membangun cahaya sendiri.

Penulis : M.Abdullah Umar, M.A Dosen STIS Alifa Pringsewu

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Fisipol UM Lampung Kunjungi Komisi Informasi Lampung
Pelepasan Tim Seleknas Karate Inkanas Lampung: Sederhana Namun Tetap Optimis Raih Hasil Maksimal ​
Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030
DP Lampung Sinkronkan Arah Kebijakan dengan Gubernur, Soroti Rendahnya Mutu Guru dan Minimnya Mimpi Siswa
Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas
Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Negeri yang Memuliakan Guru, tapi Ditinggalkan Calon Guru
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:31 WIB

Pendidikan Indonesia Meniru Tanpa Berpikir, Mengadopsi Tanpa Kesadaran 

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Pelepasan Tim Seleknas Karate Inkanas Lampung: Sederhana Namun Tetap Optimis Raih Hasil Maksimal ​

Kamis, 23 April 2026 - 14:33 WIB

Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030

Selasa, 21 April 2026 - 11:19 WIB

DP Lampung Sinkronkan Arah Kebijakan dengan Gubernur, Soroti Rendahnya Mutu Guru dan Minimnya Mimpi Siswa

Minggu, 19 April 2026 - 07:56 WIB

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Berita Terbaru

Kriminal

Pasal berlapis KHUP Baru dan UU Pers Jadi Ancaman Oknum Kadis

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:09 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com