DPC AJP Dorong Inspektorat untuk melakukan Audit Investigasi pada UPT Puskesmas Kenali

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC AJP Dorong Inspektorat untuk melakukan Audit Investigasi pada UPT Puskesmas Kenali

 

Kompastuntas.com— Lampung Barat, Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Persada (DPC AJP) Lampung Barat mendorong Inspektorat Daerah Lampung Barat dengan membuat Pengaduan secara resmi/tertulis yang ditujukan kepada Inspektur Kabupaten Lampung Barat Senin (02/03/2026).

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC AJP Lampung Barat Sugeng Purnomo, secara lugas dan tegas, Ya segera kami serahkan ke Inspektorat mengingat kami telah mendapatkan bukti – bukti tambahan dari apa yang menjadi pemberitaan Part 1, Jum’at (27/02/2026):

Pada saat awak media menanyakan apakah diperbolehkan Inspektorat melakukan pemeriksaan pada UPT Puskesmas Kenali kan baru saja diperiksa oleh BPK , dengan tegas Indra G menjawab * Ya Sangat diperbolehkan*.

Inspektorat boleh dan berwenang melakukan audit (audit investigatif/tujuan tertentu) atas dugaan korupsi atau penyelewengan meskipun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sudah diperiksa oleh BPK.

Baca Juga :  RSUDAM Buktikan Mutu, Raih Penghargaan Nasional

Inspektorat berfungsi sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk menindaklanjuti temuan atau mendalami indikasi penyimpangan.

Inspektorat pasca audit BPK, sebagai Fungsi Pengawasan Intern dan Inspektorat memiliki wewenang untuk memeriksa penggunaan APBD.

Alasan kami mendorong untuk dilakukan Audit Investigatif adalah kami menemukan bukti tambahan dugaan di indikasi kecurangan (fraud), pada UPT Puskesmas Kenali meskipun Kepala Puskesmas Kenali Nezwan, SKM, mengatakan telah diperiksa oleh BPK RI Perwakilan Lampung dan Inspektorat dapat melakukan audit lebih dalam (investigasi) untuk mengungkap penyimpangan secara lebih detil.

Hasil audit Inspektorat dapat dijadikan dasar penyidikan tindak pidana korupsi, meskipun dalam penentuan nilai kerugian negara yang definitif sering kali mengacu pada hasil audit BPK atau BPKP.

Perlu kami sampaikan secara ringkas, audit BPK lebih berfokus pada opini atas kewajaran laporan keuangan, sedangkan audit Inspektorat pasca-LKPD dapat berfokus pada kepatuhan dan investigasi dugaan tindak pidana.

Baca Juga :  RSUD Abdul Moeloek Serap Aspirasi Publik Jelang Standar Nasional Layanan 2026

Saat awak media menanyakan terkait temuan apa yang menjadikan dugaan ada tindak pidana penyelewengan /dugaan korupsi
Sugeng menjawab nanti kita akan sampaikan lagi pada edisi selanjutnya yang jelas ini masih ada hubungannya dengan pemberitaan yang kemarin tanggal (27/02/2026) yang secara garis besarnya point pointnya sudah disampaikan.

Hari ini kami secara langsung telah menyampaikan kepada Inspektorat akan segera membuat Pengaduan secara tertulis.

Perlu kami sampaikan kepada temen temen awak media bahwa alasan Kepala Puskesmas Kenali yang menyatakan bahwa sudah diperiksa BPK itu syah syah aja namun bagi kami alasan itu hanya upaya untuk menghindar dan tidak berpengaruh pada langkah kami untuk mengungkap adanya dugaan Penyelewengan.

Kemungkinan dugaan berpotensi menimbulkan dampak kerugian keuangan negara, dan juga perlu kami sampaikan ini tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada puskesmas lainnya di Lampung Barat, ujar Sugeng Purnomo. (Red)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga
Puskesmas Way Kandis Lakukan Inspeksi Kesling dan Pengawasan Limbah Medis Infeksius di TPMB
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Presiden Prabowo akan Resmikan RS M. Thohir, Mendarat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Krui
Puskesmas Kemiling Bersama Dinkes Kota Bandar Lampung Gelar Gerakan Aksi Bergizi di SMA Negeri 14 Bandar Lampung
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional
Skandal BPJS di PT CPB Terkuak, Ratusan Pekerja Diduga Dibiarkan Tanpa Jaminan Sosial
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:06 WIB

Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Presiden Prabowo akan Resmikan RS M. Thohir, Mendarat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Krui

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:37 WIB

Puskesmas Kemiling Bersama Dinkes Kota Bandar Lampung Gelar Gerakan Aksi Bergizi di SMA Negeri 14 Bandar Lampung

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:44 WIB

Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Kesehatan

Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga

Rabu, 24 Jun 2026 - 21:15 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com