Pemprov Mulai Vaksinasi PMK 2026: 381.150 Dosis Disalurkan ke 15 Kabupaten/Kota

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Mulai Vaksinasi PMK 2026: 381.150 Dosis Disalurkan ke 15 Kabupaten/Kota

Kompastuntas.com, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahun 2026. Sebanyak 381.150 dosis vaksin disiapkan untuk melindungi populasi ternak dan mencegah penyebaran PMK di seluruh Lampung.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, mengatakan bahwa vaksinasi PMK merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas sektor peternakan.

“Vaksinasi ini adalah upaya nyata Pemerintah Provinsi Lampung untuk melindungi ternak dan menekan risiko penyebaran PMK. Dengan total alokasi 381.150 dosis, kami berharap seluruh ternak di Lampung mendapatkan kekebalan optimal,” ujarnya.

Vaksinasi PMK 2026 terbagi dalam dua periode, yaitu Januari–Maret dan Juni–Agustus, masing-masing sebanyak 190.575 dosis. Pada tahap awal Januari 2026, Pemprov Lampung telah menerima 100.000 dosis yang langsung didistribusikan ke kabupaten/kota.
Distribusi Vaksin PMK Tahap I ke 15 Kabupaten/Kota di Lampung
1. Kabupaten Tulang Bawang Barat – 9.375 dosis
2. Kabupaten Way Kanan – 9.375 dosis
3. Kabupaten Lampung Selatan – 10.000 dosis
4. Kabupaten Tulang Bawang – 10.000 dosis
5. Kabupaten Lampung Tengah – 40.000 dosis
6. Kabupaten Lampung Utara – 6.250 dosis
7. Kabupaten Mesuji – 1.000 dosis
8. Kabupaten Pringsewu – 2.000 dosis
9. Kabupaten Pesawaran – 1.625 dosis
10. Kabupaten Tanggamus – 2.250 dosis
11. Kabupaten Lampung Timur – 5.000 dosis
12. Kabupaten Lampung Barat – 1.000 dosis
13. Kabupaten Pesisir Barat – 1.000 dosis
14. Kota Bandar Lampung – 500 dosis
15. Kota Metro – 625 dosis

Baca Juga :  Peringati HKN ke-61, Wagub Jihan Dorong Insan Kesehatan Lampung Perkuat Transformasi Layanan

Lili Mawarti menjelaskan bahwa pendistribusian vaksin dilakukan berdasarkan tingkat populasi ternak dan wilayah yang membutuhkan penanganan prioritas.

“Kami memastikan distribusi dilakukan secara tepat sasaran. Kabupaten dengan populasi ternak besar seperti Lampung Tengah mendapatkan porsi lebih banyak guna mempercepat pembentukan kekebalan kelompok,” jelasnya.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, hingga babi. Penularannya sangat cepat melalui udara, kontak langsung, alat transportasi, hingga peralatan kandang yang terkontaminasi.

Baca Juga :  Visum Berbayar di RSUDAM Antara Pergub, Birokrasi, dan Nasib Korban Laki-Laki

Virus PMK dapat menular mencapai 100 persen dari populasi rentan dengan tingkat kematian hingga 5 persen pada hewan dewasa.

Upaya pengendalian dilakukan melalui:
Pembatasan lalu lintas ternak.Stamping out atau pemotongan hewan sakit
Peningkatan biosecurity kandang.Terapi suportif
Pencegahan infeksi sekunder.Vaksinasi massal. Dan edukasi kepada peternak.

Pemprov Lampung juga melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), salah satunya di Desa Ringin Sari, Kecamatan Margo Rejo, Tulang Bawang, pada 20 Januari 2026.

Lili menegaskan bahwa edukasi kepada peternak menjadi bagian yang tak kalah penting.

“Selain vaksinasi, kami terus melakukan KIE agar peternak memahami cara pencegahan PMK, termasuk pentingnya biosecurity dan pelaporan cepat apabila ditemukan ternak sakit,” katanya.

Menurut Lili, Program vaksinasi PMK 2026 adalah bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi Lampung menjaga ketahanan pangan dan sektor peternakan.

“Kami ingin memastikan Lampung tetap menjadi Lumbung Ternak Nasional. Vaksinasi PMK menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Lampung Maju di sektor peternakan,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Perkuat Layanan Kesehatan Anak Lewat Poli Eksekutif Ramah Keluarga
DPC AJP Dorong Inspektorat untuk melakukan Audit Investigasi pada UPT Puskesmas Kenali
Pengamat Kritik Keras Krisis Anggaran Dinkes Lampung Kalau Bikin Gaduh, Ganti Saja Kadisnya!
Sektor Kesehatan Merupakan Layanan Vital, Dinkes Klaim Krisis Anggaran
Vaksinasi Dewasa Hadir di RSUD Abdul Moeloek
RSUD Abdul Moeloek Serap Aspirasi Publik Jelang Standar Nasional Layanan 2026
RSUDAM Buka Layanan Gratis di Lampung Fest 2025, Warga Antusias
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:09 WIB

RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:37 WIB

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Perkuat Layanan Kesehatan Anak Lewat Poli Eksekutif Ramah Keluarga

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:06 WIB

DPC AJP Dorong Inspektorat untuk melakukan Audit Investigasi pada UPT Puskesmas Kenali

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:56 WIB

Pengamat Kritik Keras Krisis Anggaran Dinkes Lampung Kalau Bikin Gaduh, Ganti Saja Kadisnya!

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:49 WIB

Sektor Kesehatan Merupakan Layanan Vital, Dinkes Klaim Krisis Anggaran

Berita Terbaru