Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Kompastuntas.com— Teluk Betung, salah satu wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Bandar Lampung mengalami Intimidasi saat mencoba mewawancarai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Robiatul Adawiyah.

Peristiwa itu, terjadi disela sidang kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran yang digelar Selasa (21/04) kemarin dengan terdakwa Syahril Taufik.

Usut punya usut, Terdakwa Syahril diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan Robiatul Adawiyah yang saat ini duduk di kursi Legislatif kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai

Wartawan Harian Kandidat Edi mengatakan, bahwa kejadian Intimidasi itu terjadi Saat Robiatul keluar dari ruang sidang ia mencoba meminta keterangan singkat terkait pandangan dirinya terkait sidang. Apalagi salah satu terdakwa diketahui masih keluarga dari anggota DPRD kota Bandar Lampung itu.

“Permisi, Mbak, izin wawancara sebentar,” singkat Edi wartawan.

Namun, Robiatul menolak dan berlalu dengan berjalan tergesa-gesa sambil meninggalkan wartawan.

“Tidak, tidak, saya tidak mau diwawancarai,” urainya.

Kendati demikian, Situasi kemudian berubah ketika seorang perempuan yang diduga kerabat Robiatul tiba-tiba melontarkan protes kepada wartawan. Ia meminta agar tidak ada pengambilan gambar, sembari mempertanyakan identitas media.

Baca Juga :  The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

“Ngapain video-video, Kalian tidak berhak, Kami ini bukan terdakwa. Siapa nama kamu, Oh dari Kandidat, Tunggu saja ya,” ucapnya

Tak berhenti di situ, perempuan tersebut kembali mendatangi wartawan dan melontarkan ancaman akan membawa persoalan ini ke jalur hukum dan sambil menyentuh dada wartawan.

“Saya laporkan kalian atas pencemaran nama baik,” tandasnya.

Berita Terkait

Jokowi Digugat Lagi soal Ijazah, Tapi Memilih Diam “Datar-Datar Saja
PAN Mantapkan Langkah Politik di Bandar Lampung
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Mayang Suri Datang, Bantu Warga Korban Banjir
Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
Muswil IV KAHMI Lampung: Dr. Budiyono Nahkodai Presidium, FORHATI Lampung Ikut Ditetapkan
Integritas Anggota DPRD Lampung Barat Dipertanyakan, Temuan BPK Soal Tunjangan Jadi Sorotan
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jokowi Digugat Lagi soal Ijazah, Tapi Memilih Diam “Datar-Datar Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:35 WIB

PAN Mantapkan Langkah Politik di Bandar Lampung

Rabu, 22 April 2026 - 13:55 WIB

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Minggu, 19 April 2026 - 14:31 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Kamis, 16 April 2026 - 21:17 WIB

Mayang Suri Datang, Bantu Warga Korban Banjir

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com