Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Pembangunan Ketenagakerjaan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Pembangunan Ketenagakerjaan

 

Kompastuntas.com— Jakarta, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengajak Jaringan Nasional Indonesia (JARNAS.INDO) menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan nasional, terutama di sektor ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya kritik konstruktif, pengawasan publik, dan gagasan solutif untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan transparan dan tepat sasaran.

Ajakan itu disampaikan Afriansyah saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JARNAS.INDO bertema Quo Vadis Ekonomi Politik Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Menurut Afriansyah, pembangunan nasional tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Partisipasi masyarakat diperlukan agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat dan menghasilkan manfaat nyata.

“Saya mengajak JARNAS.INDO dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Mari kita bangun budaya kritik yang konstruktif, pengawasan publik yang bertanggung jawab, serta gagasan yang solutif,” kata Afriansyah.

Baca Juga :  Kisah Haru Pak Tarwono, Rumah Reyot Dibongkar Oleh Satgas TMMD KE-124 Kodim 0422/Lampung Barat

Dalam bidang ketenagakerjaan, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi perubahan teknologi dan dinamika kebutuhan industri.

Kementerian Ketenagakerjaan, kata dia, terus memperkuat pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, produktivitas tenaga kerja, dan perlindungan pekerja.

Pemerintah juga mengembangkan kompetensi digital serta keterampilan untuk green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan.

Langkah ini ditujukan untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia menghadapi transformasi ekonomi dan kebutuhan pasar kerja masa depan.

Afriansyah menegaskan, keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya program yang dijalankan.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan TMMD ke-124, Kodim 0422/LB Gelar Turnamen Bola Voli bersama Warga Pekon Pemerihan, Kec. Bengkunat

Ukuran yang lebih penting ialah dampaknya terhadap masyarakat, mulai dari peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja hingga kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional.

Ia juga menilai generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Selain menjadi penggerak perubahan dan pencipta inovasi, kaum muda diharapkan turut menjaga integritas dalam proses pembangunan.

“Kita membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan secara nyata oleh rakyat,” ujarnya.

Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, Afriansyah berharap pembangunan nasional tidak berhenti pada capaian statistik, tetapi mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas tenaga kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(***)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Usut Korupsi Dana BNPB, KPK Segera Surati Panglima TNI
36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu
Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah
Batas Usia ASN Dinilai Jadi Instrumen Regenerasi dan Efektivitas Birokrasi, Tetap Harus Berbasis Sistem Merit
Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off
Kuntadi Resmi Jadi Jampidsus, Presiden Prabowo Teken Keppres Pengganti Febrie Adriansyah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Pembangunan Ketenagakerjaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Kamis, 10 September 2026 - 10:54 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Nasional

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Pembangunan Ketenagakerjaan

Senin, 26 Okt 2026 - 08:24 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com