Teror Pagi di Kota Tapis Begal Tembak Seorang Ibu di Depan SPBU Untung Suropati

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror Pagi di Kota Tapis Begal Tembak Seorang Ibu di Depan SPBU Untung Suropati

 


Kompastuntas.com—
Bandar Lampung, kembali diguncang aksi kriminal brutal. Seorang ibu menjadi korban penembakan oleh begal bersenjata api di depan SPBU Jalan Untung Suropati, Minggu pagi, 13 Juli 2025, sekitar pukul 08.00 WIB.

Aksi tersebut terjadi dengan cepat dan mengejutkan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, korban diduga sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor saat pelaku yang disebut berjumlah lebih dari satu orang menyerangnya secara tiba-tiba. Dalam proses perampasan, salah satu pelaku mengarahkan senjata api ke arah korban dan menembaknya tepat di bagian kepala.

“Suaranya seperti petasan, tapi begitu lihat ibu itu jatuh dan darah mengucur dari kepalanya, kami langsung sadar itu tembakan,” ujar Yadi, saksi mata yang saat kejadian sedang mengisi bensin di SPBU tersebut.

Korban, yang hingga kini belum disebutkan identitasnya secara resmi oleh pihak kepolisian, segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Warga sekitar dan pengendara lain yang melintas di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama sembari menunggu tim medis datang.

Baca Juga :  Penembakan Polisi di Lampung, Isu Setoran Judi Sabung Ayam Mencuat

Sampai siang hari, polisi belum merilis kronologi resmi kejadian. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret J yang dikonfirmasi melalui pesan singkat hanya membenarkan adanya insiden dan menyebut pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Anggota kami sudah di lokasi, olah TKP dan pengejaran terhadap pelaku sedang dilakukan,” ujarnya singkat.

Ancaman Kejahatan Jalanan yang Meningkat

Insiden ini menambah panjang daftar aksi begal sadis yang belakangan kembali marak di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya. Dalam dua bulan terakhir, sejumlah laporan perampasan kendaraan bermotor dengan kekerasan diterima pihak kepolisian, namun hanya sebagian kecil yang berhasil diungkap.

Lemahnya pengawasan di sejumlah titik rawan, terutama pada waktu-waktu krusial seperti pagi buta atau larut malam, membuat masyarakat semakin resah. “Ini bukan lagi soal kehilangan motor. Ini sudah mengarah ke ancaman serius terhadap keselamatan nyawa warga sipil,” kata Ketua Lembaga Perlindungan Masyarakat Lampung, Ahmad Suhendra.

Ia mendesak kepolisian untuk segera membentuk tim khusus anti-begal dan meningkatkan patroli di titik-titik strategis, termasuk di sekitar SPBU dan jalur padat lalu lintas warga.

Baca Juga :  Baru Sebulan Menjabat, Ardito Wijaya Didemo Ratusan Warga Terkait PT BSA

Publik Menunggu Aksi Tegas Aparat

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban belum diketahui secara pasti. Pihak rumah sakit enggan memberikan keterangan resmi dengan alasan menjaga privasi pasien. Sementara itu, keluarga korban masih menanti perkembangan di ruang IGD dengan penuh harap.

Masyarakat Bandar Lampung kini menanti langkah nyata aparat kepolisian dan Pemerintah Kota dalam menjamin keamanan ruang publik. Sebab, jika seorang ibu bisa ditembak secara brutal di depan SPBU pada pagi hari di tengah keramaian lalu lintas kota maka siapapun bisa jadi korban berikutnya.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan
Skandal SPAM Pesawaran Mengguncang Kerugian Negara Dipersoalkan, Advokat Serang ‘Cacat Logika Hukum’
Praperadilan Sudah Mengikat, PH Darussalam Desak Polisi Segera Limpahkan Kasus Nuryadin
Surati Komisi III DPR, Tim Hukum Darussalam Persoalkan Gelar Perkara Khusus Kasus Nuryadin
Kuasa Hukum RSUAM Bantah Klaim Inisiatif Uang dari Direktur, Sebut Permintaan Berawal dari Terdakwa
Sidang Dugaan Pemerasan Oknum LSM, Saksi Sebut Tidak Ada Permintaan Uang dari Terdakwa
Diduga Tebang Pilih! Satgas PKH Didesak Usut Aktor Perusakan Kawasan TNBBS di Lambar
Delapan Tahanan Kabur dari Polres Way Kanan, Akademisi dan BADKO HMI Desak Evaluasi Total
Berita ini 1,175 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 07:39 WIB

Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:29 WIB

Skandal SPAM Pesawaran Mengguncang Kerugian Negara Dipersoalkan, Advokat Serang ‘Cacat Logika Hukum’

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:10 WIB

Praperadilan Sudah Mengikat, PH Darussalam Desak Polisi Segera Limpahkan Kasus Nuryadin

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:31 WIB

Surati Komisi III DPR, Tim Hukum Darussalam Persoalkan Gelar Perkara Khusus Kasus Nuryadin

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:14 WIB

Kuasa Hukum RSUAM Bantah Klaim Inisiatif Uang dari Direktur, Sebut Permintaan Berawal dari Terdakwa

Berita Terbaru

Daerah

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:47 WIB

Pemerintahan

Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:52 WIB

Pemerintahan

Belanja Makan dan Minum Dewan Balam di Mark Up

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:50 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com