Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung

Kompastuntas.com— Tanjung Karang, mesin organisasi menuju Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Provinsi Lampung resmi berputar.

Panitia pengarah atau Steering Committee (SC) sudah membuka loket pendaftaran sejak Kamis, 12 Juni 2026. Namun, hingga tabuhan genderang berakhir dihari pertama, riuh kompetisi belum juga terasa. Meja registrasi masih kosong; belum ada satu pun kandidat yang datang membawa berkas.

Toni Mahasan, Ketua BPOKK sekaligus salah satu motor di balik SC Musda VI, mengonfirmasi sunyinya atmosfer di hari perdana penjaringan tersebut.
“Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, sampai pukul 16.00 WIB, belum ada bakal calon yang mendaftar,” kata Toni saat ditemui di sekretariat panitia.

Sesuai dengan petunjuk dan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, panitia hanya memiliki waktu yang relatif pendek untuk menjaring nakhoda baru. Masa pendaftaran dan verifikasi berkas dijadwalkan berlangsung ketat, mulai 12 hingga 20 Juni 2026.

Baca Juga :  Jokowi Digugat Lagi soal Ijazah, Tapi Memilih Diam “Datar-Datar Saja

“Panitia Musda VI mulai bekerja melaksanakan penjaringan sesuai amanah DPP. Pada rentang waktu ini, kami fokus membuka penjaringan, menerima pendaftaran, dan memverifikasi seluruh berkas persyaratan bakal calon,” ujar Toni menambahkan.

Mengapa Masih Wait and See?

Bagi partai berlambang bintang mersi ini, Musda VI bukan sekadar agenda rutin lima tahunan di atas kertas. Ini adalah momentum krusial untuk menentukan arah kemudi partai di Bumi Ruwa Jurai dalam menghadapi lanskap politik ke depan.

Ketiadaan pendaftar di hari pertama sebenarnya bukan hal yang mengejutkan dalam kultur politik kita.

Baca Juga :  Winarti–Palgunadi Disebut Siap Pimpin PDIP Lampung? Inikah, Manuver Politik di Baliknya

Ada dua kemungkinan yang biasa dibaca oleh para pengamat:
– Saling Intip Kekuatan: Para faksi yang ada di internal partai biasanya memilih untuk saling mengunci strategi (wait and see). Mereka cenderung mendaftar di hari-hari terakhir setelah mengamankan restu atau rekomendasi tertulis dari Pemilik Suara (DPC).
• Konsolidasi Logistik dan Syarat: Menyiapkan berkas administrasi dan menggalang dukungan minimal bukan perkara gampang yang bisa diselesaikan dalam semalam.

Waktu seminggu ke depan akan menjadi pembuktian: apakah sepinya peminat di hari pertama ini hanyalah ketenangan sebelum badai politik dimulai, atau justru sinyal bahwa arah dukungan sebetulnya sudah mengerucut ke satu nama secara aklamasi? Kita tunggu pergerakan di meja panitia dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Fraksi PDIP Lampung ‘Mingkem’ soal Hibah Rp35 Miliar Pemprov ke Kejati
PERMAHI Lampung Desak Penghentian Sementara Program MBG di Lampung
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Konsolidasi Partai Buruh Perkuat Komitmen Bersama
Menatap Lampung dari Menara KAHMI
Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:44 WIB

Fraksi PDIP Lampung ‘Mingkem’ soal Hibah Rp35 Miliar Pemprov ke Kejati

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:34 WIB

PERMAHI Lampung Desak Penghentian Sementara Program MBG di Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:06 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09 WIB

Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:28 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Berita Terbaru

Opini

Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:53 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com