Pengurus Baru PMI 8 Kabupaten Dilantik, Lampung Perkuat Jaringan Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung —- Ketua Palang MerahIndonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza melantik Kepengurusan 8 PMI Kabupaten masa bakti 2025-2030, di Mahan Agung, Senin (17/11/2025).

Delapan kepengurusan PMI kabupaten yang dilantik adalah PMI Pringsewu, Mesuji, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Lampung Barat, Lampung Utara, Pesawaran, dan Way Kanan. Seusai pelantikan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Orientasi Kepalangmerahan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI se-Provinsi Lampung.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sekdaprov Marindo Kurniawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.

Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah konsolidasi organisasi untuk memastikan kehadiran dan soliditas struktur PMI di kabupaten/kota.

“Tugas yang diemban oleh pengurus PMI bukanlah tugas ringan, melainkan tugas mulia yang diniatkan untuk kemanusiaan. Kita harus memastikan bahwa Palang Merah Indonesia hadir di setiap kabupaten/kota dengan struktur yang sah, solid, dan sesuai dengan ketentuan untuk memperkuat kemanusiaan di seluruh penjuru Lampung,” ujar Wulan Mirza.

Baca Juga :  Ketua PI 1 Krakatau Minta Pemerintah Pikirkan Dampak Kenaikan Tol

Ketua PMI Lampung menyampaikan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang netral, independen, dan profesional. Kekuatan organisasi, ujarnya, diukur dari ketaatan pada prinsip-prinsip keorganisasian dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

la juga mengimbau agar seluruh pengurus menjaga etika dan tata kelola organisasi PMI serta taat pada prinsip-prinsip keorganisasian dan AD/ART.

Wulan Mirza menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan suatu keharusan dan kewajiban organisasi. Hal ini menanggapi kondisi geografis Lampung yang berada di kawasan rawan bencana, termasuk potensi Megathrust

“Kesiapsiagaan bukanlah lagi pilihan, tetapi merupakan keharusan bagi kita semua untuk menjadi garda terdepan dalam edukasi, mitigasi, dan respons cepat dan tepat terhadap bencana,” tegasnya.

Mengutip arahan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, Ketua PMI Lampung menekankan bahwa relawan

PMI harus siap hadir dalam waktu enam jam maksimal di lokasi terdampak bencana.

Guna mencapai target respons dan memperkuat kemanusiaan, Wulan Mirza mendorong pengurus baru untuk segera menyusun rencana kerja yang adaptif dan berbasis risiko, serta melibatkan masyarakat luas dalam setiap kegiatan.

Baca Juga :  Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Mendarat Mulus di Tol Trans Sumatera

“PMI tidak dapat berjalan sendiri. Kita membutuhkan kerja sama, kolaborasi dengan pihak ketiga serta membangun jejaring relawan yang tangguh dan memperkuat logistik,” tambahnya.

Wulan Mirza mengakhiri sambutannya dengan mengutip pendiri Palang Merah, Henry Dunant,

“Penderitaan tidak mengenal batas, begitu pula dengan kasih sayang,” sebagai pengingat bahwa pengabdian PMI tidak mengenal batas wilayah, jabatan, atau warna politik.

“Kita tidak pilih-pilih siapa yang akan kita tolong.

Tetapi ini wujud dari kita sesama manusia harus saling menjaga, harus saling melindungi dan ada di setiap saat apabila masyarakat membutuhkan ” ujarnya.

Ketua PMI Provinsi Lampung juga berharap kepada pengurus yang baru dilantik agar dapat bersungguh-sungguh menjalankan tugas mulia ini serta menjaga PMI sebagai rumah bersama bagi semua yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah
Pemkot Badar Lampung Sapu Habis Parkir Liar di Depan Candra Tanjung Karang
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Mendarat Mulus di Tol Trans Sumatera
Biro Kesra Lampung Buka Suara Soal Isu Kenaikan Biaya Umrah: Semua Sesuai Aturan Demi Kenyamanan Jamaah
Pengabdian Tanpa Batas, Selamat Jalan Praka Marinir Ari Kurniawan
Biro Kesra Lampung Bantah Mark Up Umrah: Harga Rp38,35 Juta Klaim Sesuai Spesifikasi, Publik Tetap Pertanyakan Mekanisme
Lima Pejabat Utama dan Satu Kapolsek Polresta Bandar Lampung Resmi Berganti
Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Gandeng PKBM Nusa Indah Gelar Kejar Paket A, B, dan C bagi WBP
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:01 WIB

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Badar Lampung Sapu Habis Parkir Liar di Depan Candra Tanjung Karang

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:22 WIB

Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Mendarat Mulus di Tol Trans Sumatera

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:50 WIB

Biro Kesra Lampung Buka Suara Soal Isu Kenaikan Biaya Umrah: Semua Sesuai Aturan Demi Kenyamanan Jamaah

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:19 WIB

Pengabdian Tanpa Batas, Selamat Jalan Praka Marinir Ari Kurniawan

Berita Terbaru

Daerah

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Minggu, 1 Mar 2026 - 21:01 WIB

Pemerintahan

Sekdaprov Marindo Lepas Wartawan PWI Ikuti HPN 2026 di Banten

Sabtu, 28 Feb 2026 - 20:39 WIB