Penguatan Literasi di Tubaba, Thomas Americo Ingatkan Guru Bangun Nalar Kritis Siswa

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan Literasi di Tubaba, Thomas Americo Ingatkan Guru Bangun Nalar Kritis Siswa

 

Kompastuntas.com— Tulang Bawang Barat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Americo, menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan keterampilan berpikir kritis yang menentukan kualitas generasi mendatang.

Peringatan ini ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Literasi Digital bagi SMA dan SMK Negeri se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, di SMK Negeri 1 Tulang Bawang Tengah, Selasa, 9 September 2025.

“Guru harus mampu membangun nalar kritis. Bukan hanya mengajar membaca, tapi juga melatih komunikasi, melahirkan gagasan, dan menciptakan ide-ide kreatif. Dari sanalah lahir generasi emas yang diharapkan bangsa,” kata Thomas di hadapan peserta.

Menurutnya, literasi kini mencakup kemampuan memahami informasi, menginterpretasikan data, hingga menyaring kebenaran di tengah banjir informasi digital. “Literasi adalah pagar bagi hoaks.

Tanpa kemampuan berpikir kritis, masyarakat mudah terseret arus informasi palsu. Padahal, literasi adalah kunci kemajuan individu, pendidikan, bahkan karier,” ujarnya.

Namun, Thomas tak menutup mata pada realitas pendidikan di Tulang Bawang Barat. Ia menyebut lebih dari 30 sekolah memang sudah terakreditasi, tetapi sebagian besar masih dengan predikat rendah. “Faktanya, mutu pembelajaran kita rendah. Banyak guru belum menunjukkan kualitas yang memadai. Karena itu, kami akan memperketat pengawasan kelas, termasuk menguji kompetensi guru secara berkala,” ungkapnya, didampingi Kabid Ketengaan Jhoni Efendi, Kacabdin Wilayah 6, serta jajaran MKKS.

Baca Juga :  Surat Terbuka untuk Kyai Mirza, Gubernur Lampung, Terkait Anggaran Jumbo Biro Umum

Thomas juga menyinggung langkah dinas untuk menjaring sekolah-sekolah unggulan sebagai role model. “Kami tidak bisa membiarkan semua berjalan rata-rata. Harus ada sekolah yang benar-benar jadi contoh praktik terbaik pendidikan,” tegasnya.

Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis: Pemred Helloindonesia.co Herman Batin Mangku, Pemred Lontar.co Hendri STD, dan Pemred Sinarlampung.co Juniardi.

Kehadiran mereka, menurut Thomas, menjadi bukti pentingnya melibatkan media dalam membangun kesadaran literasi digital.

Sejumlah pendidik menyebut kegiatan ini memberi perspektif baru tentang pemanfaatan teknologi digital di kelas. “Kami belajar bagaimana teknologi tidak hanya untuk hiburan, tetapi sebagai ruang berkarya sekaligus menjaga etika berinternet,” ujar salah satu peserta.

Baca Juga :  KPK Sita 65 Lahan di Lampung Terkait Kasus Korupsi Pembangunan Jalan Tol

Kepala SMK Negeri 1 Gunung Agung bahkan menyebut program ini sebagai momentum penting. “Bimtek ini membuat guru dan siswa semakin cakap digital.

Apa yang dipelajari harus ditularkan, agar terbentuk budaya digital yang sehat dan produktif. Digital literacy is the bridge to a smarter generation,” katanya.

Meski begitu, pertanyaan mendasar tetap menggantung seberapa konsisten komitmen pemerintah daerah dalam mengawal program literasi ini? Sebab, tanpa pengawasan ketat dan peningkatan kualitas guru, jargon penguatan literasi hanya akan menjadi seremoni tahunan yang berakhir di ruang seminar, tanpa pernah berjejak di kelas.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Diskusi & Bedah Film Pesta Babi menggandeng BEM Univ Malahayati, Yasir : Film ini adalah Edukasi masyarakat Lintas Generasi
Pendidikan Indonesia Meniru Tanpa Berpikir, Mengadopsi Tanpa Kesadaran 
Fisipol UM Lampung Kunjungi Komisi Informasi Lampung
Pelepasan Tim Seleknas Karate Inkanas Lampung: Sederhana Namun Tetap Optimis Raih Hasil Maksimal ​
Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030
DP Lampung Sinkronkan Arah Kebijakan dengan Gubernur, Soroti Rendahnya Mutu Guru dan Minimnya Mimpi Siswa
Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas
Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diskusi & Bedah Film Pesta Babi menggandeng BEM Univ Malahayati, Yasir : Film ini adalah Edukasi masyarakat Lintas Generasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:31 WIB

Pendidikan Indonesia Meniru Tanpa Berpikir, Mengadopsi Tanpa Kesadaran 

Rabu, 29 April 2026 - 15:26 WIB

Fisipol UM Lampung Kunjungi Komisi Informasi Lampung

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Pelepasan Tim Seleknas Karate Inkanas Lampung: Sederhana Namun Tetap Optimis Raih Hasil Maksimal ​

Kamis, 23 April 2026 - 14:33 WIB

Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030

Berita Terbaru

Pemerintahan

Taekwondo Gubernur Lampung Cup II Dimulai

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:59 WIB

Gambar ilustrasi

Kriminal

Penyidik Agendakan Pemeriksaan Kadis PSDA Lampung Levi

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:55 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com