Pemprov Lampung Apresiasi Peran Mathla’ul Anwar dalam Pendidikan dan Dakwah Umat

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi kepada Mathla’ul Anwar atas kontribusinya dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Lampung, Ganjar Jationo, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Mathla’ul Anwar di Ballroom Soeltan Luxe Hotel, Bandar Lampung, Sabtu (25/10/2025).

“Musyawarah ini menjadi momen refleksi dan revitalisasi. Tidak harus dimulai dengan mimpi besar, tapi dari langkah-langkah kecil yang diilhami semangat iman, ilmu, dan amal,” kata Ganjar membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Pemerintah daerah menegaskan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan organisasi keagamaan, termasuk Mathla’ul Anwar, untuk mempercepat pembangunan Lampung. Kolaborasi ini dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi unik setiap organisasi, tanpa harus menyeragamkan identitas.

Ganjar menekankan peran ormas Islam dalam pembangunan pedesaan, terutama di sektor ketahanan pangan, energi, dan ekonomi lokal. Ia mencontohkan kebijakan penyediaan mesin pengering mini antar-desa untuk meningkatkan kualitas panen, yang memungkinkan nilai ekonominya tetap berputar di desa.

Baca Juga :  Membaca Keheningan KH. M. Imam Aziz: 40 Hari Mengenang Pemikir Islam Progresif

“Contohnya, kadar air jagung yang bagus bisa menaikkan harga dari Rp3.800 menjadi Rp5.000 per kilogram. Ini artinya, ekonomi desa bergerak, dan koperasi desa bisa ikut terlibat dalam distribusi,” jelas Ganjar.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong desa menjadi pusat energi baru terbarukan, dengan target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) minimal satu hektar di setiap desa. “Bayangkan 80 ribu desa dengan satu hektar PLTS, energi yang dihasilkan bisa sangat besar. Ini langkah strategis menuju swasembada energi nasional,” tambah Ganjar.

Peran Mathla’ul Anwar juga diharapkan dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas, menyesuaikan kurikulum pesantren dan lembaga pendidikan Islam dengan kebutuhan daerah tanpa meninggalkan akar keilmuan keislaman.

Ketua 1 Bidang Pembinaan Daerah PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Abdul Hakim, menegaskan pentingnya revitalisasi peran organisasi ini dalam pendidikan dan dakwah sosial. Ia menyoroti perlunya peningkatan mutu guru, kepala sekolah, dan modernisasi sistem pembelajaran yang memadukan nilai Islam dengan sains dan teknologi.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

“Mathla’ul Anwar harus hadir sebagai pelaku utama dalam membina sumber daya manusia berilmu, beriman, dan berakhlak mulia, untuk menjawab tantangan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua PW Mathla’ul Anwar Lampung, Muhammad Isa, menyebutkan, organisasi ini memiliki 14 perguruan, 99 madrasah dan sekolah, serta 10 pondok pesantren di Lampung. Meski sejumlah madrasah menghadapi kendala dana operasional dan regulasi SPP, prestasi membanggakan tetap ada, termasuk santri Lampung Selatan yang diterima di Universitas Cambridge melalui beasiswa LPDP.

Muhammad Isa berharap dukungan penuh dari Pemprov Lampung untuk menghidupkan kembali madrasah dan pondok pesantren yang terkendala, sekaligus memperkuat kerja sama dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Muswil VI Mathla’ul Anwar Lampung diharapkan menjadi momentum kebangkitan organisasi yang telah berperan lebih dari satu abad dalam pendidikan Islam di Indonesia. Pemerintah Provinsi Lampung menilai Mathla’ul Anwar sebagai mitra strategis untuk memperkuat SDM, mendorong ekonomi berbasis desa, dan membangun masyarakat Lampung yang berdaya saing.***

 

sumber : MAJALAH NARASI

Berita Terkait

Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Negeri yang Memuliakan Guru, tapi Ditinggalkan Calon Guru
Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007
Besok, Dewan Pendidikan Lampung Resmi Dilantik Ditantang Tak Sekadar Simbol Partisipasi
Krisis Nilai di Era Digital, Mahasiswa Didorong Jadi Penjaga Arah Bangsa
Sambutan Hanya Formalitas, “Presma Unila Pilih Bersinergi, Siapa yang Mengawasi Kekuasaan?”
Pramuka Lampung Gaungkan “AI Ready ASEAN”, Dorong Generasi Muda Cakap Digital dan Berkarakter
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:34 WIB

Ketika Komitmen Mutu Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Anggaran

Senin, 13 April 2026 - 18:26 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Senin, 13 April 2026 - 13:19 WIB

Negeri yang Memuliakan Guru, tapi Ditinggalkan Calon Guru

Senin, 13 April 2026 - 08:26 WIB

Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007

Minggu, 12 April 2026 - 08:22 WIB

Besok, Dewan Pendidikan Lampung Resmi Dilantik Ditantang Tak Sekadar Simbol Partisipasi

Berita Terbaru

Politik

Mayang Suri Datang, Bantu Warga Korban Banjir

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:17 WIB

Daerah

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:47 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com