Lampung Fest 2025, Sinergikan Kopi dan Pariwisata untuk Dongkrak Ekonomi Lampung

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung —– Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung membuka Lampung Fest 2025, di PKOR Way Halim, Rabu (12/11/2025).

Gelaran Lampung Fest 2025 mengusung tema

“Coffee and Tourism”. Tema ini dipilih untuk mensinergikan dua kekuatan ekonomi utama Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa komoditas kopi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Lampung (5,4% di Kuartal 1, tertinggi di Sumatra).

Namun demikian, Gubernur menyoroti ironi bahwa 70% ekspor kopi nasional dari Lampung masih berbentuk biji mentah (green bean). Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi saat ini berfokus pada hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah.

Gubernur juga mengapresiasi keberhasilan ekspor perdana kopi matang (roasted coffee) yang baru-baru ini dilakukan pengusaha lokal.

“Provinsi Lampung tentu dengan bangga akan menghilirisasi, akan memberikan nilai tambah terhadap kopi-kopinya. Saya dan rekan-rekan ingin bagaimana kopi Lampung ini jauh lebih terkenal, bukan hanya di luar negeri tapi juga di Indonesia.

Dan benar-benar diberikan nilai tambah, diproduksi Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Dewan Da’wah Lampung Lantik Pengurus Baru, Dapat Apresiasi Sebagai Terbaik se-Indonesia!

Terkait sektor pariwisata, Gubernur

mengungkapkan bahwa tahun ini Provinsi Lampung mengalami lonjakan kunjungan domestik. Setelah mencatat 18 juta wisatawan di tahun 2024, kunjungan wisatawan diproyeksikan akan menembus 28 juta orang di tahun 2025.

Gubernur mengungkapkan akan menjadikan jutaan wisatawan tersebut sebagai duta atau agen promosi yang ikut mempromosikan kopi Lampung sehingga semakin terkenal dan harganya meningkat.

“Bayangkan kalau 30 juta wisatawan kita pulang ke rumahnya dari seluruh Indonesia, dia coba kopi Lampung, dia suka dengan kopi Lampung, maka kopi Lampung akan semakin terkenal dan harganya akan semakin tinggi, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas, meningkatkan ekonomi yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Gubernur juga dengan bangga menekankan bahwa Lampung Fest 2025 berhasil diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan murni atas hasil kolaborasi inklusif dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan (pelaku ekraf, komunitas media sosial, komunitas kuliner, UMKM, komunitas EO, komunitas promotor musik, band lokal, dil).

Dengan semangat kolaborasi inklusif ini, Lampung Fest 2025 bukan hanya menjadi sekadar sarana pameran saja tetapi menjadi wadah inkubasi dan promosi serta gairah baru dalam penyelenggaraan event besar di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Pansus DPRD Lampung Mulai Melakukan Pendalaman Terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) BPK RI

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan melaporkan, Lampung Fest 2025 digelar selama 15 hari, 11 November – 25 November 2025.

Festival ini diselenggarakan untuk mendukung gerakan Bangga Berwisata dan Bangga Buatan Indonesia dan bertujuan menjaring wisatawan domestik dengan target 200.000 hingga 300.000 pengunjung selama 15 hari, dengan harapan mencapai putaran transaksi sebesar Rp30-50 miliar.

Rangkaian acara meliputi berbagai festival budaya, kuliner, dan musik yang menampilkan musisi nasional dan lokal. Pameran juga menampilkan Paviliun Kopi, Semarak Anjungan Kabupaten/Kota, Trade Fair, Ekspos Pembangunan dan Pelayanan Publik serta UMKM Nusantara Expo, dengan total partisipasi dari 6 anjungan kabupaten/kota, 14 OPD, 3 perguruan tinggi, perbankan, BUMN, 40 perusahaan, serta melibatkan sekitar 250 UMKM, termasuk pelaku kopi keliling. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

 

Berita Terkait

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung
PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung
Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Water Bombing Serbu Titik Api Terakhir di Way Kambas, Helikopter Didatangkan dari Sumsel
Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 19:11 WIB

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 17:14 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

Uncategorized

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:54 WIB

Nasional

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:51 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com