Kanwil Kemenag Lampung dan PKUB Fasilitasi Dialog Damai Pembangunan Rumah Ibadah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanwil Kemenag Lampung dan PKUB Fasilitasi Dialog Damai
Pembangunan Rumah Ibadah

 


Kompastuntas.com—
Teluk Betung, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Lampung bersama Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia memfasilitasi dialog damai untuk mengurai persoalan pembangunan rumah ibadah di Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Pertemuan yang digelar pada Selasa (3/6/2025) ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari panitia pembangunan rumah ibadah, tokoh agama, tokoh adat, FKUB, hingga Kepala Kantor Kemenag setempat.

Dialog ini dihadiri langsung oleh Kepala PKUB, Muhammad Adib Abdussomad, M.Ed., Ph.D., yang menegaskan pentingnya komunikasi inklusif dan kolaborasi lintas sektoral sebagai kunci terciptanya harmoni umat beragama. “Dalam masyarakat yang majemuk, membangun rumah ibadah tidak sekadar mendirikan fisik bangunan, tetapi juga membangun rasa saling percaya di antara masyarakat. Pendekatan Golden Pathways, Structured Democratic Dialogue, dan Harmonising the EGO yang kami kembangkan di PKUB bukan hanya teori, melainkan praktik nyata untuk membangun komunikasi efektif, kepemimpinan yang bijak, dan dialog yang mempersatukan. Semua itu menjadi dasar penyelesaian masalah pendirian rumah ibadah di Lampung maupun di tempat lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Tengah Era AI, Gubernur Lampung Ajak Media Tetap Menjaga Jiwa Kemanusiaan dalam Komunikasi

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, juga menegaskan bahwa diskusi ini menjadi langkah konkret untuk meminimalisir potensi konflik yang dapat timbul akibat perbedaan pemahaman dalam pembangunan rumah ibadah. “Kita perlu membangun komunikasi yang baik antarsemua pihak, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sekitar. Hanya dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, kepercayaan dapat terjalin, dan polemik yang ada bisa diurai. Pendirian rumah ibadah harus dilandasi oleh semangat toleransi dan saling pengertian, bukan hanya di antara umat, tetapi juga dengan masyarakat di sekitar rumah ibadah,” tegas Erwinto.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Panitia Pembangunan Gereja Ferdinando Lampung Selatan, Panitia Pembangunan Gereja Fransiskus Asisi Sukabumi Bandar Lampung, Kepala Kantor Kemenag Bandar Lampung Makmur, Ketua FKUB Kota Bandar Lampung, Kepala Kemenag Lampung Selatan, dan pengurus FKUB Lampung Selatan. Forum ini membuka ruang bagi para pihak untuk berbagi pandangan, menyampaikan aspirasi, dan mencari solusi bersama atas dinamika pembangunan rumah ibadah yang selama ini dihadapi.
Selain membahas aspek teknis pembangunan rumah ibadah, pertemuan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat peran FKUB sebagai jembatan komunikasi dan penyelesaian masalah secara inklusif.

Baca Juga :  Mendagri Apresiasi Kinerja Daerah, Lampung Masuk Zona Hijau Realisasi Anggaran

Kepala PKUB menekankan bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan rumah ibadah di Lampung akan menjadi contoh yang baik bagi daerah lain dalam membangun kerukunan umat beragama. Dialog ini berjalan dengan hangat, terbuka, dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen semua pihak untuk mengedepankan musyawarah dalam mengurai persoalan.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi, menjaga keharmonisan, dan memastikan pembangunan rumah ibadah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah
Pemkot Badar Lampung Sapu Habis Parkir Liar di Depan Candra Tanjung Karang
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Mendarat Mulus di Tol Trans Sumatera
Biro Kesra Lampung Buka Suara Soal Isu Kenaikan Biaya Umrah: Semua Sesuai Aturan Demi Kenyamanan Jamaah
Pengabdian Tanpa Batas, Selamat Jalan Praka Marinir Ari Kurniawan
Biro Kesra Lampung Bantah Mark Up Umrah: Harga Rp38,35 Juta Klaim Sesuai Spesifikasi, Publik Tetap Pertanyakan Mekanisme
Lima Pejabat Utama dan Satu Kapolsek Polresta Bandar Lampung Resmi Berganti
Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Gandeng PKBM Nusa Indah Gelar Kejar Paket A, B, dan C bagi WBP
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:01 WIB

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Badar Lampung Sapu Habis Parkir Liar di Depan Candra Tanjung Karang

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:22 WIB

Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Mendarat Mulus di Tol Trans Sumatera

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:50 WIB

Biro Kesra Lampung Buka Suara Soal Isu Kenaikan Biaya Umrah: Semua Sesuai Aturan Demi Kenyamanan Jamaah

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:19 WIB

Pengabdian Tanpa Batas, Selamat Jalan Praka Marinir Ari Kurniawan

Berita Terbaru

Daerah

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Minggu, 1 Mar 2026 - 21:01 WIB

Pemerintahan

Sekdaprov Marindo Lepas Wartawan PWI Ikuti HPN 2026 di Banten

Sabtu, 28 Feb 2026 - 20:39 WIB