Jejak Politik di Balik Mie Bakso Gibran–Dasco

Avatar photo

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Politik di Balik Mie Bakso Gibran–Dasco

 

Kompastuntas.com— Jakarta, pertemuan itu tampak sederhana dua pejabat negara duduk berhadapan, sepiring mie bakso mengepulkan uap di antara mereka. Namun di balik momen yang dibagikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lewat Instagram pada Sabtu, 9 Agustus 2025, tersimpan cerita yang lebih rumit dari sekadar makan siang akhir pekan.

Sumber di lingkaran pemerintahan menyebut, inisiatif pertemuan datang dari Sufmi Dasco Ahmad. Ketua Harian Partai Gerindra itu disebut menghubungi tim protokoler Wapres sejak awal pekan. Alasannya, membicarakan “hal-hal teknis” terkait pengawalan sejumlah program prioritas pemerintah, terutama yang melibatkan koordinasi eksekutif–legislatif.

Lokasi dipilih di sebuah rumah makan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Bukan tanpa alasan. Tempat ini dikenal kerap menjadi titik temu politisi lintas partai karena suasananya relatif tertutup dan aman dari sorotan langsung publik. “Sengaja di luar kantor agar lebih cair,” ujar seorang staf yang mengetahui pengaturan acara ini.

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, makan siang itu tak bisa dilepaskan dari konteks politik yang sedang panas. Program-program populis seperti makan bergizi gratis, koperasi desa Merah Putih, hingga sekolah rakyat memerlukan dukungan penuh DPR. “Pertemuan seperti ini biasanya menjadi ajang sinkronisasi strategi politik,” katanya.

Baca Juga :  Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Tak hanya itu, Adi menilai momen ini juga mengirim pesan politik ke arah yang lebih luas: menepis spekulasi renggangnya hubungan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Prabowo Subianto. “Simboliknya jelas, ada harmoni antara 08 (Prabowo) dan Solo (Jokowi),” ujar Adi.

Baca Juga :  Akademisi Unila Serahkan Kajian Reformasi Polri ke Komisi III DPR RI

Gibran, yang biasanya irit komentar, cukup detail dalam unggahan Instagram-nya: menyebut menu mie bakso, nasi dendeng balado, dan tumis daun pepaya, serta menandai akun Dasco. Unggahan yang bagi publik tampak ringan, tapi bagi pelaku politik, menjadi semacam tanda tangan diam atas komitmen kerja sama eksekutif legislatif di tengah turbulensi politik.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Konsolidasi Partai Buruh Perkuat Komitmen Bersama
Menatap Lampung dari Menara KAHMI
Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik
Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah Nilai Polri Berhasil Rebut Kembali Hati Rakyat
Sultan Bachtiar Najamudin Pimpin TP Sriwijaya
Musda VI Demokrat Lampung, AHY Ajak Kader Demokrat Kawal Pembangunan dan Perkuat Konsolidasi
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:28 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:22 WIB

Konsolidasi Partai Buruh Perkuat Komitmen Bersama

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:40 WIB

Menatap Lampung dari Menara KAHMI

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:18 WIB

Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:45 WIB

Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah Nilai Polri Berhasil Rebut Kembali Hati Rakyat

Berita Terbaru

Politik

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:28 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com