Tegur Tetangga Berkumpul Malam Hari, Warga Kedamaian Diancam Dibunuh

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegur Tetangga Berkumpul Malam Hari, Warga Kedamaian Diancam Dibunuh

 

Kompastuntas.com— Tanjung Karang, niat Septiani, 33 tahun, untuk beristirahat dengan tenang pada Kamis dini hari, 6 Agustus 2026, buyar. Teguran yang ia sampaikan kepada tetangganya yang masih berkumpul hingga larut malam berujung dugaan ancaman pembunuhan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Putri Balau, Gang Walet, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Merasa terancam, Septiani mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandar Lampung pada Kamis siang untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/1434/VIII/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

Septiani melaporkan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam Pasal 448 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Juga :  PWI Lampung Buka Penjaringan Ketua Besok, Lukmansyah Ingatkan Anggota Jaga Persatuan

Insiden bermula ketika Septiani menegur sekelompok tetangganya yang dinilai membuat kebisingan dan mengganggu waktu istirahat warga sekitar. Teguran tersebut rupanya menyulut emosi salah satu warga yang berinisial J.

Terlapor J diduga mendatangi kediaman Septiani, menggedor pagar rumah pelapor dengan keras, lalu berteriak melontarkan ancaman. “Gua bunuh lo,” ujar Septiani menirukan ucapan J dalam laporannya di kepolisian.

Ancaman tersebut menyisakan trauma dan rasa cemas bagi Septiani. Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional untuk memberikan kepastian hukum dan menjamin rasa aman di lingkungan tempat tinggalnya.(***)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Dipanggil ke Rumah Kosong, Mahasiswa Tanggamus Tewas dengan Luka Lebam; Keluarga Mengadu ke Bareskrim
Uang Titipan Tak Kembali, Mobil Malah Disita Polisi, Anggota DPRD Bandar Lampung Dilaporkan
Delapan Tersangka Korupsi Jalan Lampung Utara Kalah Praperadilan, Kini Menggugat Lagi di Kotabumi
Polda Lampung Gulung Delapan Bos Perusahaan Proyek Jalan Lampura
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra
Breaking News: Sempat Mangkir, Tersangka Welly Adiwantra Akhirnya Datangi Mapolda Lampung
Tiga Kali Mangkir, Welly Abaikan Panggilan Polda Lampung
Mendadak Tarik Praperadilan, Welly Bikin Tanda Tanya
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:28 WIB

Dipanggil ke Rumah Kosong, Mahasiswa Tanggamus Tewas dengan Luka Lebam; Keluarga Mengadu ke Bareskrim

Senin, 2 November 2026 - 18:41 WIB

Uang Titipan Tak Kembali, Mobil Malah Disita Polisi, Anggota DPRD Bandar Lampung Dilaporkan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Delapan Tersangka Korupsi Jalan Lampung Utara Kalah Praperadilan, Kini Menggugat Lagi di Kotabumi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Polda Lampung Gulung Delapan Bos Perusahaan Proyek Jalan Lampura

Rabu, 23 September 2026 - 20:55 WIB

Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra

Berita Terbaru

Uncategorized

Gubernur Mirza Resmikan Nama Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara

Selasa, 3 Nov 2026 - 22:27 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com