Pendidik: Profesi yang Diperintahkan Allah

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidik: Profesi yang Diperintahkan Allah

Oleh: M. Abdullah Umar

Di tengah zaman ketika profesi sering diukur dari besarnya gaji, tingginya jabatan, atau gemerlapnya popularitas, ada satu profesi yang sering berjalan sunyi. Ia tidak selalu menjadi berita utama. Tidak pula selalu mendapat penghargaan yang layak. Namun justru profesi itulah yang sejak awal diperintahkan oleh Allah: menjadi pendidik.

Menjadi guru bukan sekadar pekerjaan. Ia adalah panggilan peradaban.

Bukankah wahyu pertama yang turun bukanlah perintah berdagang, berpolitik, atau membangun istana? Allah memilih satu kata yang sederhana tetapi mengguncang sejarah manusia: “Iqra'”—Bacalah.

Sejak saat itu, dunia tidak lagi sama. Peradaban Islam dibangun bukan pertama-tama oleh pedang, melainkan oleh pena. Bukan oleh kekuatan otot, melainkan oleh kekuatan ilmu.

Saya sering membayangkan seorang guru di pelosok desa. Ia berangkat pagi dengan sepeda tua, menembus jalan berlumpur, mengajar di ruang kelas yang catnya mulai pudar. Mungkin tak ada kamera yang menyorotnya. Tak ada penghargaan yang menunggunya. Namun setiap huruf yang ia ajarkan sesungguhnya sedang menggerakkan roda masa depan bangsa.

Baca Juga :  Petikan Senar Kemanusiaan Irjen Helmy untuk Mas Tri

Karena mendidik bukan hanya memindahkan pengetahuan dari kepala guru ke kepala murid. Mendidik adalah menyalakan harapan. Menanam mimpi. Membantu seorang anak menemukan alasan mengapa ia harus bangun setiap pagi dan percaya bahwa hidupnya berarti.

Allah sendiri memperkenalkan diri-Nya sebagai pendidik pertama. Kepada Adam, Allah mengajarkan nama-nama benda. Kepada manusia, Allah mengajarkan apa yang tidak diketahuinya. Maka setiap guru yang mengajar dengan ikhlas sesungguhnya sedang berjalan di jalan yang telah Allah bentangkan sejak awal penciptaan manusia.

Ironisnya, di zaman modern ini profesi guru sering dipandang sebelah mata. Banyak anak muda bercita-cita menjadi apa saja, tetapi sedikit yang bercita-cita menjadi guru. Padahal di tangan gurulah lahir dokter yang menyembuhkan, insinyur yang membangun jembatan, pemimpin yang mengatur negara, dan ulama yang menerangi umat.

Baca Juga :  Antara Pengedar, Pelaku dan Korban Narkoba

Tidak ada profesi hebat tanpa seorang guru di belakangnya.

Karena itu, jika ada yang bertanya profesi apa yang paling dekat dengan tugas para nabi, maka jawabannya adalah pendidik. Sebab para nabi datang untuk mengajar, membimbing, dan memuliakan manusia dengan ilmu.

Maka ketika seorang guru berdiri di depan kelas, sesungguhnya ia tidak hanya sedang menyampaikan materi pelajaran. Ia sedang melanjutkan estafet panjang para pembawa cahaya.

Dan mungkin, di hadapan Allah, kapur tulis yang digunakan dengan ikhlas untuk mengajar seorang anak akan lebih berharga daripada banyak hal yang tampak megah di mata manusia.

Sebab pada akhirnya, bangsa yang besar tidak lahir dari gedung-gedung yang tinggi, melainkan dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi guru-guru yang percaya bahwa mendidik adalah ibadah, dan bahwa profesi pendidik adalah salah satu perintah Allah yang paling mulia dalam kehidupan manusia.

Penulis : M. Abdullah Umar

Berita Terkait

Menghitung Ulang “Syahwat” Efisiensi di Era Pertamax Rp16.250
Buka Munas HIPMI, Prabowo Minta Pengusaha Muda Berani Ambil Risiko
Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif
Lampung Police Watch (LPW) menyoroti keras tindakan penembakan terhadap terduga pelaku begal
LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi
Peringatan Untuk Nanik S. Deyang : Jangan Di Ulangi
Ryacudu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pendidik: Profesi yang Diperintahkan Allah

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:11 WIB

Menghitung Ulang “Syahwat” Efisiensi di Era Pertamax Rp16.250

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:50 WIB

Buka Munas HIPMI, Prabowo Minta Pengusaha Muda Berani Ambil Risiko

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:07 WIB

Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 17:47 WIB

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif

Berita Terbaru

Opini

Pendidik: Profesi yang Diperintahkan Allah

Minggu, 14 Jun 2026 - 21:14 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com