Kompastuntas.com, Bandar Lampung – Dari puluhan ribu pendaftar, hanya 12.206 siswa yang dinyatakan lolos dan diterima di 35 SMA Unggul di seluruh Provinsi Lampung.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, mengatakan selamat kepada para peserta yang berhasil melaju. Bagi yang belum beruntung, ia meminta mereka tidak berkecil hati.
“Masih ada kesempatan besar melalui pendaftaran SMA reguler yang akan dibuka pada 15-19 Juni 2026,” ujarnya Kamis (11/6/2026).
Perjalanan SPMB SMA Unggul tahun ini sempat diwarnai kendala teknis. Gangguan server terjadi pada sesi tes di beberapa sekolah, salah satunya di SMA Negeri 2 Bandar Lampung.
Namun, Disdikbud Lampung bergerak cepat. Pihak panitia memberikan kesempatan tes ulang bagi peserta yang terdampak demi menjaga rasa keadilan.
“Kami berikan tes ulang agar tetap berkeadilan. Hasilnya sudah diumumkan dan tidak banyak berubah dari data sebelumnya,” katanya.
Thomas juga meluruskan isu terkait server pengumuman yang dikabarkan sempat ditutup. Ia menegaskan bahwa sistem tidak ditutup, melainkan dikunci sementara untuk sinkronisasi data sebelum jadwal rilis resmi.
“Tujuannya agar tidak ada dua versi data yang beredar di masyarakat,” tandasnya.
Minat masyarakat terhadap SMA Unggul di Lampung terbukti sangat tinggi. Data Disdikbud Lampung mencatat ada sekitar 34 ribu pendaftar awal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 ribu peserta berhasil mengikuti tahapan tes hingga selesai.
Tingginya angka ini dinilai sebagai bentuk besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus SPMB SMA Unggul, proses daftar ulang wajib dilakukan pada 12-13 Juni 2026 di sekolah tujuan masing-masing.
Sementara itu, bagi lulusan SMP yang akan mencoba peruntungan di SMA reguler, pendaftaran akan dibuka lewat empat jalur yaitu jalur zonasi (domisili), jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur mutasi orang tua.
Pendaftaran SMA reguler ini berlangsung pada 15-19 Juni 2026, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen, dan hasil seleksi akan diumumkan pada 24 Juni 2026.
“Kami mengimbau orang tua dan calon siswa untuk terus memantau informasi resmi dari Disdikbud Lampung. Jangan mudah percaya isu yang belum jelas, dan siapkan dokumen sesuai jadwal,” tutupnya.









