Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi: Kolaborasi Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi: Kolaborasi Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Kompastuntas.com, Lampung Utara – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kemampuan sosial dan emosional anak. Keberhasilan pendidikan pada fase ini tidak hanya ditentukan oleh peran guru di sekolah, tetapi juga bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang baik antara ayah dan ibu dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak di rumah.

Hal tersebut disampaikan Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi, Halen Dwistia, M.Pd. Menurutnya, masa usia dini atau golden age merupakan periode yang sangat menentukan bagi perkembangan anak karena pada fase tersebut otak dan karakter anak berkembang dengan sangat pesat.

“Anak membutuhkan lingkungan yang penuh kasih sayang, rasa aman, dan dukungan dari orang-orang terdekat agar dapat tumbuh sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Tumbuh kembang anak merupakan hasil dari kolaborasi dan kerja sama yang baik antara kedua orang tua,” ujar Halen, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, ayah dan ibu perlu memahami karakter anak serta menyadari bahwa setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda. Karena itu, anak tidak seharusnya dibandingkan dengan anak lain, melainkan didampingi sesuai kebutuhan dan usianya.

Menurut Halen, masih banyak orang tua yang tanpa disadari membandingkan kemampuan anak dengan teman sebayanya, misalnya menuntut anak agar lebih cepat membaca, menulis, atau berhitung. Padahal, setiap anak memiliki waktu belajar, minat, dan cara memahami sesuatu yang berbeda.

Baca Juga :  Belajar dari Lapangan: Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa

“Setiap anak memiliki keunikan masing-masing. Ada yang lebih mudah mengekspresikan diri melalui gambar dan kegiatan seni, ada pula yang lebih senang bergerak aktif atau bercerita. Perbedaan tersebut bukanlah kekurangan, tetapi potensi yang harus dihargai dan dikembangkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, orang tua sebaiknya memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai dengan kekuatan yang dimilikinya, sembari tetap memberikan stimulasi yang tepat pada seluruh aspek perkembangan.

Halen juga mencontohkan bahwa kolaborasi orang tua dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ayah meluangkan waktu membacakan cerita sebelum tidur, sementara ibu mendampingi anak bermain permainan edukatif atau mengajak berdiskusi mengenai aktivitas di sekolah.

Selain itu, kedua orang tua dapat bersama-sama membangun kebiasaan positif, seperti mengajarkan anak merapikan mainan setelah digunakan, membiasakan mengucapkan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”, serta melatih anak menyampaikan pendapat dengan santun.

“Ketika ayah dan ibu memberikan teladan yang sama dalam bersikap dan berkomunikasi, anak akan lebih mudah memahami nilai-nilai yang diajarkan. Pendidikan karakter sesungguhnya dimulai dari rumah melalui keteladanan orang tua,” katanya.

Baca Juga :  Guru SDN 1 Gunung Terang Febriyani, S.Pd.,Gr Resmi Jabat Plt Kepala Sekolah

Lebih lanjut, Halen menilai komunikasi yang baik antara orang tua dan guru PAUD juga menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan anak. Dengan saling bertukar informasi mengenai kebiasaan, minat, maupun tantangan yang dihadapi anak, guru dan orang tua dapat menyusun strategi pendampingan yang lebih efektif sehingga perkembangan anak dapat dipantau secara menyeluruh.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak semata-mata diukur dari seberapa cepat anak mampu membaca, menulis, atau berhitung. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, mampu mengelola emosi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta mampu berinteraksi dengan baik di lingkungan sekitarnya.

Di akhir keterangannya, Halen berharap semakin banyak orang tua memahami bahwa setiap anak adalah individu yang unik dengan potensi yang berbeda-beda. Melalui kesabaran, kasih sayang, serta kolaborasi yang erat antara keluarga dan satuan PAUD, anak akan memperoleh kesempatan terbaik untuk berkembang sesuai tahap usianya.

“Sinergi antara orang tua dan sekolah menjadi modal utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ
Tulang Bawang Ukir Sejarah, Hibahkan Lahan 19,17 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
Langkah Bersejarah: Kampus Unggul IIB Darmajaya Hadirkan Program Doktor Informatika
Guru SDN 1 Gunung Terang Febriyani, S.Pd.,Gr Resmi Jabat Plt Kepala Sekolah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:03 WIB

Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Tulang Bawang Ukir Sejarah, Hibahkan Lahan 19,17 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Berita Terbaru

Pers

Ahmad Muzani Dukung HPN-Porwanas 2027 di Lampung

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:50 WIB

Militer

Amanat Kemerdekaan: Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

Senin, 17 Agu 2026 - 22:34 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com