Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

Kompastuntas.com—Tanjung Karang, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Provinsi Lampung dalam waktu dekat dipastikan bukan sekadar ajang kumpul-kumpul saudagar muda. Di tengah bayang-bayang lesunya daya beli dan ketidakpastian ekonomi nasional, momentum ini dinilai harus menjadi panggung dialog jujur antara kekuasaan dan rakyat bawah.
Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung 2025, Ammar Fauzan, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk hadir langsung di Lampung. Namun, Ammar mewanti-wanti agar kehadiran Kepala Negara tidak terjebak dalam sekat seremonial elite usahawan semata.

“Kehadiran Presiden sangat penting untuk menjawab keresahan di tingkat akar rumput. Ini momentum memperluas ruang dialog publik, menghadirkan mahasiswa, petani, hingga pelaku UMKM,” ujar Ammar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Tekanan di Akar Rumput dan Ironi Gerbang Sumatera

Pernyataan Ammar bukan tanpa dasar. Saat ini, masyarakat tengah dihadapkan pada realitas ekonomi yang mencekik kenaikan biaya hidup yang tak sebanding dengan pendapatan, sulitnya mencari lapangan kerja formal yang layak bagi generasi muda, serta bayang-bayang resesi global.

Baca Juga :  The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

Lampung, yang selama ini diagungkan sebagai wilayah agraris strategis sekaligus gerbang logistik Pulau Sumatera, justru menyimpan paradoks. Kontribusi besarnya pada sektor perkebunan dan pangan nasional belum mampu mendongkrak kesejahteraan secara masif. Persoalan klasik seperti rendahnya nilai tambah produk lokal, mandeknya hilirisasi, hingga jebakan tengkulak yang membatasi akses pasar petani masih menjadi rapor merah yang belum tuntas diselesaikan pemerintah.

Bagi kalangan intelektual kampus, kondisi ini melahirkan kecemasan baru. Ammar menyoroti fenomena meningkatnya jumlah pengangguran terdidik. Banyak lulusan perguruan tinggi di daerah kini limbung, berkompetisi dalam ruang sempit bursa kerja yang minim menyerap tenaga kerja produktif.

Menguji Komitmen Partisipasi Publik

Di sisi lain, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi bumper ekonomi saat krisis, juga sedang megap-megap. Pelaku usaha di daerah mengeluhkan sulitnya akses permodalan, rantai distribusi yang mahal, hingga ketidaksiapan infrastruktur digital untuk bersaing di pasar modern.
Sebab itu, Munas HIPMI kali ini dipandang sebagai ujian bagi gaya kepemimpinan Prabowo dalam membangun komunikasi politik. Disini kami membaca bahwa dalam sistem demokrasi yang sehat, kepercayaan publik (public trust) hanya bisa dirawat jika saluran komunikasi dibuka dua arah bukan sekadar indoktrinasi satu arah dari atas podium.

Baca Juga :  Nabar Sagon Tradisi Unik Ulun Lappung menyambut Sanak Tubik (kelahiran)

“Kritik dan aspirasi mahasiswa atau masyarakat bukanlah bentuk perlawanan, melainkan kontribusi demokratis. Dialog yang terbuka akan membuktikan sejauh mana komitmen pemerintah terhadap prinsip partisipasi publik,” kata Ammar menambahkan.

Kini, bola panas ada di tangan Istana. Apakah kunjungan ke Lampung nanti hanya akan menjadi agenda ramah tamah reguler bersama para taipan muda, atau menjadi panggung pembuktian bahwa Presiden Prabowo benar-benar bersedia turun ke bawah, mendengar langsung detak jantung persoalan rakyatnya.

Berita Terkait

Bantah Kerahkan Preman, Tim Caketum BPP HIPMI Reynaldo Bryan Kecam Tindakan Polisi, Minta Panitia Munas – Pemprov Lampung Netral
DKM Masjid Miqdad Bin Amru Gelar Doa Bersama, Dukung Ade Jona Prasetyo Pimpin BPP HIPMI
Jelang Munas HIPMI, Ketua KNPI Lampung Minta Seluruh Elemen Pemuda Jaga Kondusivitas
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif
Jelang Temu Karya VIII, Dukungan Kabupaten/Kota Mengalir untuk Wahrul Fauzi Silalahi
Lampung Police Watch (LPW) menyoroti keras tindakan penembakan terhadap terduga pelaku begal
LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi
Peringatan Untuk Nanik S. Deyang : Jangan Di Ulangi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:07 WIB

Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:55 WIB

Bantah Kerahkan Preman, Tim Caketum BPP HIPMI Reynaldo Bryan Kecam Tindakan Polisi, Minta Panitia Munas – Pemprov Lampung Netral

Senin, 8 Juni 2026 - 19:11 WIB

Jelang Munas HIPMI, Ketua KNPI Lampung Minta Seluruh Elemen Pemuda Jaga Kondusivitas

Senin, 8 Juni 2026 - 17:47 WIB

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif

Senin, 8 Juni 2026 - 01:16 WIB

Jelang Temu Karya VIII, Dukungan Kabupaten/Kota Mengalir untuk Wahrul Fauzi Silalahi

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com