Sambut HUT ke-62, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PKOR untuk Wisata dan UMKM

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, BANDAR LAMPUNG, – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) sebagai destinasi wisata terpadu di tengah Kota Bandar Lampung.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam kegiatan Lomba Mancing Payu Kidah di Embung PKOR Lampung, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Lampung.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama, gerakan korve dan bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran benih ikan, serta lomba mancing yang diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat umum.

“Ini bagian dari rangkaian HUT Provinsi Lampung yang puncaknya pada 18 Maret mendatang. Walaupun masih satu bulan lagi, rangkaiannya sudah kita mulai hari ini. Saya mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Marindo.

Ia menegaskan kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat terkait Gerakan ASRI serta Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan korve dan bersih-bersih diseluruh wilayah Lampung.

“Kita tahu saat musim hujan banyak drainase tersumbat yang menyebabkan genangan air. Karena itu, kami berharap seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan semua pihak ikut terlibat menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Baca Juga :  Audit Terlambat, Penyidikan Terlanjur Jalan: Publik Pertanyakan Sinkronisasi Kasus Honorer Fiktif Metro

Lebih lanjut, Marindo menyoroti potensi PKOR sebagai aset strategis milik Pemerintah Provinsi Lampung dengan luas sekitar 32 hektare. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat olahraga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan destinasi wisata keluarga.

“Kita bersyukur memiliki kawasan seluas ini. Selain fasilitas olahraga seperti stadion dan hall, di sini juga ada embung, anjungan kabupaten/kota, serta ruang untuk kegiatan seni dan UMKM. Ini bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata di tengah kota,” jelasnya.

Ia mendorong agar aktivitas di PKOR lebih terjadwal dan terintegrasi dengan kalender event Dinas Pariwisata, khususnya pada akhir pekan, sehingga masyarakat dan wisatawan memiliki alternatif destinasi selain wisata pantai.

Marindo juga menyampaikan bahwa dibukanya kembali penerbangan internasional dari dan ke Lampung menjadi peluang strategis bagi pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Dengan adanya penerbangan internasional yang baru dibuka, tentu ada potensi tambahan kunjungan wisatawan mancanegara. Mereka tidak hanya mencari wisata pantai, tetapi juga ingin melihat budaya, kuliner, dan ruang publik yang representatif. PKOR bisa menjadi salah satu tempat yang menampilkan itu secara terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengelolaan PKOR berada dibawah Dispora dan akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas OPD.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ke depan, kami akan berkolaborasi dengan OPD terkait dan kabupaten/kota agar kawasan PKOR semakin aktif dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” kata Meiry.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut Dispora menyiapkan lebih dari 50 kilogram ikan lele untuk lomba mancing serta melakukan penebaran 50 ribu benih ikan nila dan ikan emas bekerja sama dengan Dinas Perikanan Provinsi Lampung.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan bahwa di PKOR ada embung yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata mancing keluarga. Jadi selain berolahraga, masyarakat juga bisa berekreasi,” ujarnya. (Katharina)

sumber : BERITAANDA

Berita Terkait

Audit Terlambat, Penyidikan Terlanjur Jalan: Publik Pertanyakan Sinkronisasi Kasus Honorer Fiktif Metro
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha Lewat Ngopi Pagi
Tidak Hanya Ngopi, Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau
Wagub Lampung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital
25 Pelaku UMKM Provinsi Lampung Ikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI)
Lowongan untuk Perempuan Muda di Bandar Lampung, Tiga Posisi Dibuka Langsung Interview
Menakar Sengkarut PT SGC Perpaduan Perlawanan Parlemen, Jalanan, dan Administrasi Negara
Mie Gacoan, Musik Gratis, dan Jerat Hukum yang Mengintai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:44 WIB

Audit Terlambat, Penyidikan Terlanjur Jalan: Publik Pertanyakan Sinkronisasi Kasus Honorer Fiktif Metro

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:47 WIB

Sambut HUT ke-62, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PKOR untuk Wisata dan UMKM

Rabu, 26 November 2025 - 16:05 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pelaku Usaha Lewat Ngopi Pagi

Rabu, 19 November 2025 - 23:07 WIB

Tidak Hanya Ngopi, Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau

Rabu, 19 November 2025 - 11:00 WIB

Wagub Lampung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital

Berita Terbaru

Sport

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 09:32 WIB

Pendidikan

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:56 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com